Tuhan berkata, “Aku mengirimkan pesan ini kepada umatKu di muka bumi, karena
sesungguhnya Aku ada di Surga.”
Wahyu 4:1
Kemudian dari pada itu aku melihat: Sesungguhnya, sebuah pintu terbuka di sorga dan
suara yang dahulu yang telah kudengar, berkata kepadaku seperti bunyi sangkakala,
katanya: Naiklah ke mari dan Aku akan menunjukkan kepadamu apa yang harus terjadi
sesudah ini.
Wahyu 5:11
Maka aku melihat dan mendengar suara banyak malaikat sekeliling takhta, makhlukmakhluk
dan tua-tua itu; jumlah mereka berlaksa-laksa dan beribu-ribu laksa, katanya
dengan suara nyaring: “Anak Domba yang disembelih itu layak untuk menerima kuasa,
dan kekayaan, dan hikmat, dan kekuatan, dan hormat, dan kemuliaan, dan puji-pujian.”
Gereja Tuhan, dengarkan apa yang telah terjadi dalam hidup saya. Di dalam mimpi saya,
Tuhan memulai pekerjaanNya kepada saya. Saya ingat di dalam mimpi saya, Saya
berjalan keluar dari rumah saya. Saya berjalan ke jalan di lingkungan rumah saya dan
saya merasa bahwa ada sesorang mengangkat saya melalui tangan saya ke udara dan
kemudian saya berlari-lari di atas awan-awan dan memuliakan Tuhan. Suatu cahaya yang
sangat terang menyelimuti saya dan sebuah suara mengatakan di dalam cahaya tersebut,
“Ricardo, Ricardo, keluarlah dari pekerjaanmu sekarang karena saya akan
melakukan sesuatu dalam kehidupanmu dan gerejaKu di atas bumi ini.” Setelah saya
mendengar suara-suara tersebut, saya jatuh tersungkur secara hebat dan bangun dalam
mimpi saya. Saya bangun dan mulai menangis kepada Tuhan dan berkata, “Apakah ini
Tuhan?”
Suara itu datang kepada saya dengan sangat jelas. Suara itu datang kepada saya untuk
beberapa hari kemudian. Kemudian saya berbaring tidur kembali dan saya mempunyai
mimpi yang sama lagi. Tuhan mengulangi pesan yang sama kepada saya. Setelah mimpi
tersebut di ulang beberapa kali, saya bangun dari mimpi dan berteriak seketika itu juga
karena suara Tuhan semakin kencang setiap mimpi itu di nyatakan. Orang tua saya biasa
bertanya, “Ada apa gerangan?” Saya biasanya menerangkan mereka mengenai mimpimimpi
saya dan ibu saya berdoa untuk saya dan berkata, “Jika Tuhan yang sedang
berbicara kepadamu, Dia akan memberikan pengertian kepadamu.” Saya dan ibu saya
berdoa semalam suntuk sampai waktunya untuk saya bekerja di pagi kemudian hari. Ibu
saya berkata kepada saya untuk bersiap-siap dan pergi kerja. Kami meminta Tuhan
sebuah tanda apakah Tuhan yang sedang berbicara kepada saya.
Saya mandi, bersiapsiap, dan pergi kerja.
Saya dulunya bekerja di “Chile Laboratories” (Chile itu adalah nama negara).
Saya sangat menyukai pekerjaan saya. Saya biasanya pergi ke stasiun bis untuk pergi ke
tempat kerja. Ketika saya keluar dari bis, seseorang tiba-tiba berkata kepada saya, “Apa
yang kamu sedang kerjakan disini? Kamu tidak seharusnya di tempat ini lagi.” Dalam
kesempatan yang lain, orang-orang lain mengatakan hal yang sama. Yang lebih
mengherankan lagi, orang-orang yang mengatakan hal tersebut adalah orang-orang
bukan Kristen. Ini adalah pertanda yang Tuhan telah berikan kepada saya. Setelah tanda
tersebut, saya mengambil keputusan untuk pergi ke boss saya dan meminta berhenti
kerja. Saya berkata kepada boss saya, “Saya harus meninggalkan perusahaan karena
Tuhan telah memerintahkan saya untuk berhenti kerja.”Ketika Tuhan menyuruh kita,
kita mesti taat. Boss saya sangat khawatir dengan saya dan berkata “Habis ini kamu mau
ngapain?” Dimana lagi kamu bisa menemukan pekerjaan sebagus ini?” Saya berkata
kepada dia bahwa saya harus menuruti Tuhan. Kemudian, perusahaan saya mengadakan
pesta perpisahan untuk saya dan 2000 orang ikut berpartisipasi. Setelah itu, saya
mengumpulkan barang-barang saya dan pulang kerumah. Sewaktu saya sampai dirumah,
saya menangis dan ibu saya telah menunggu saya di pekarangan depan rumah. Saya
berkata kepada ibu saya bahwa saya berhenti kerja karena Tuhan telah
mengkonfirmasikan mimpi-mimpi saya melalui orang-orang yang telah berkata kepada
saya sebelumnya. Ibu saya berkata,”Jika Tuhan yang berbicara kepadamu, biarlah Dia
melakukan apapun dalam hidupmu seperti yang Dia inginkan.”
Saya dan Ibu saya masuk ke rumah dan berbincang-bincang sampai malam. Saya berkata
kepada ibu saya bahwa saya harus tidur karena Tuhan akan berbicara kepada saya
melalui mimpi. Saya tadinya berpikir bahwa Tuhan akan berbicara kepada saya melalui
mimpi, ternyata tidak terjadi seperti yang saya pikirkan. Tuhan mempunyai cara lain
untuk menyatakan sesuatu kepada saya malam itu. Ketika saya masuk ke kamar dan
menanggalkan pakaian saya, ruangan kamar saya mulai bergetar. Saya berteriak “Ini
gempa bumi menguncang Santiago, Chile” Saya mencoba meninggalkan kamar tidur
saya, tetapi seseorang yang tidak keliatan menghalangi saya untuk keluar dari pintu
kamar tidur saya. Saya bisa melihat ibu saya dan famili saya di ruangan seberang dan
saya berteriak minta tolong tetapi tidak seorangpun bisa mendengarkan saya. Sekarang
saya tahu, seseorang yang tidak keliatan ini adalah malaikat Tuhan. Saya mundur dan
berbaring di ranjang saya dan menangis di hadapan Tuhan, meminta Dia untuk
menjelaskan apa yang sedang terjadi.
Kemudian suatu suara berkata kepada saya. Roh Kudus mula berbicara kepada saya
dengan suaraNya yang begitu indah. Roh Kudus berkata “Ricardo, kamu telah
meninggalkan pekerjaanmu sekarang, Saya mau kamu pergi ke gereja dan berdoa 7
jam setiap hari. Doa yang harus kamu panjatkan adalah untuk kehidupanmu dan
untuk gerejaKu di bumi ini.” Setelah Roh Kudus selesai berkata-kata, ruangan kamar
tidur saya berhenti berguncang. Saya kemudian mengulurkan tangan saya melalui pintu
kamar dan menyadari bahwa saya sudah bisa meninggalkan kamar tidur saya. Kemudian
saya berlari ke ibu saya dan berteriak, “Saya telah mendengar suara Roh Kudus” dan
kemudian keluar dari rumah saya dan mulai berteriak di luar rumah. Beberapa orang
tidak percaya bahwa Tuhan masih berbicara kepada kita pada saat ini tetapi saya katakan
bahwa pada saat ini Tuhan masih berbicara kepada kita. Jika Tuhan bisa berbicara kepada
Abraham, Dia bisa berbicara kepada kita. Saya pergi ke gereja dan berbicara kepada
pendeta disana dan kami bersepakat untuk membuka gereja jam 8 pagi setiap hari,
sehingga saya bisa berdoa dan mematuhi perintah Tuhan. Setiap pagi, saya pergi ke
gereja dan berdoa satu jam, dua jam, dan pada jam ketiga, saya tidak mempunyai apapun
yang bisa saya doakan dan saya bertanya kepada Tuhan, “Tuhan, apalagi yang bisa saya
doakan? Saya masih punya sisa 4 jam!”
Kemudian, saya mendengar suara bergemuruh di bawah tanah, mulai dari arah pintu
belakang gereja. Saya kemudian merasa gereja di goyangkan ke kiri dan ke kanan seperti
layaknya orang mabuk. Dalam goyangan ini, saya mendengar suara Tuhan secara jelas
tetapi suaraNya tidak sama seperti di dalam mimpi sebelumnya. Suara yang saya dengar
di mimpi sebelumnya bernada wibawa, tetapi kali ini, suaraNya bernada sedih. Dia
berkata, “Ricardo, Ricardo berdoalah untuk gerejaKu ! GerejaKu tidak lagi sama di
bandingkan dulu !! GerejaKu di bumi ini telah berubah. GerejaKu telah kehilangan
iman. GerejaKu tidak lagi percaya kepadaKu atau keberadaanKu! Beritakan kepada
gerejaKu bahwa Aku ada!! Berdoa syafaat untuk gerejaKu, karena gerejaKu tidak lagi
berdoa dan berpuasa!” Guncangan-nya berhenti setelah Dia berkata demikian. Saya
kemudian memulai doa syaafat dan berjalan ke atas dan kebawah gereja selama sisa 4
jam. Di doa saya, saya memohon untuk umat Tuhan untuk bangkit.
Pada hari kamis di minggu kedua selama masa doa syaafat saya, saya bangun dengan rasa
sakit yang luar biasa di tulang dan sendi-sendi saya dan tidak bisa bangun. Ibu saya telah
bangun untuk pergi ke gereja untuk berdoa, tetapi saya menggerutu bahwa saya
mengalami kesakitan dalam tubuh dan tulang saya. Ibu saya menyarankan untuk saya
berdoa di rumah. Bagaimanapun juga, saya mengingatkan kepada ibu saya bahwa Tuhan
secara terperinci menyuruh saya untuk pergi ke gereja untuk berdoa. Jadinya, ibu saya
menolong saya memakai pakaian saya dan membawa saya ke gereja. Pagi hari itu,
banyak sekali orang yang sedang berdoa di gereja dan saya meminta di doakan karena
sakit di dalam tubuh saya. Saya memberitahukan mereka bahwa saya sangat lemah untuk
berdoa. Jadinya, mereka mengurapi saya dan berdoa untuk kesembuhan atas tubuh saya.
Saya menerima kekuatan ilahi dari Tuhan!! Haleluya! Saya memulai berdoa sambil
berjalan meminta belas kasihan Tuhan untuk negara Chile dan untuk keluarga-keluarga,
dan untuk orang-orang yang terkena narkoba dan untuk gereja Tuhan.
Pada saat saya selesai berdoa syafaat, saya pergi ke kebaktian malam. Setelah doa berkat
dari pendeta, saya mengangkat kedua tangan saya dan merasakan seseorang lewat dan
menyentuh belakang saya. Ketika hal ini terjadi, saya kehilangan semua tenaga saya dan
jatuh ke lantai. Pendeta menanyakan kepada saya apa yang terjadi dan saya mengatakan
tidak tahu, saya tidak punya tenaga dan susah untuk berbicara. Kemudian seluruh jemaat
mengelilingi saya dan memulai berdoa dalam bahasa Roh dan berteriak. Kemudian
beberapa jemaat bisa melihat seorang malaikat Tuhan datang dan malaikat Tuhan
tersebut meminta saya untuk meninggalkan tubuh saya. Pendeta saya berkata,”Kamu
tidak akan meninggalkan tubuhmu!” Setelah berkata ini, malaikat Tuhan tersebut
berhenti dan tidak lagi memberikan signal ke saya untuk meninggalkan tubuh saya. Anda
lihat, siapapun yang mempunyai otoritas/hak di dalam Yesus akan di hargai oleh malaikat
Tuhan.
Kemudian pendeta bertanya kepada saya, “Berapa lama malaikat Tuhan akan membawa
kamu?” Saya bertanya kepada malaikat tersebut, “Apakah anda akan membawa saya
untuk 1 jam? 2 jam? 3 jam?” Malaikat Tuhan berkata,”Tidak, kamu akan pergi selama 8
jam untuk bertemu dengan Yesus di surga tingkat ketiga. Yesus ingin berbicara
kepadamu.” Kemudian malaikat tersebut berkata,”Saya bukannya malaikat yang akan
memimpin kamu ke surga karena saya adalah malaikat penjagamu yang telah
melindungi kamu setiap hari selama kamu hidup di bumi ini. Dua malaikat akan datang
dari surga untuk membawa kamu ke surga tingkat ketiga pada tengah malam hari.” Saya
memberitahukan hal ini kepada pendeta saya dan pendeta saya mengambil keputusan
untuk membawa saya ke rumahNya di lantai dua. Sewaktu saya berbaring di dalam
ruangan, saya bisa mendengar anjing menggonggong dan orang-orang berteriak.
Setelah pengalaman ini, saya di beritahu bahwa ada dua orang memakai jubah putih yang
sangat terang, tiba-tiba muncul di tengah jalan dan berjalan ke rumah dan naik ke lantai
dua di mana saya berada. Malaikat-mailaikat Tuhan ini sangat indah. Mereka mempunyai
rambut putih yang bersinar, lebih putih dari salju dan mata seperti permata. Kulit mereka
halus seperti kulit bayi tetapi badan mereka berperawakan seperti binaragawan. Malaikatmalaikat
sangat berkuasa!! Saya kemudian berkata kepada pendeta bahwa malaikatmalaikat
ini di kirim untuk membawa saya ke surga. Salah satu malaikat tersebut mulai
memberikan signal kepada saya untuk meninggalkan tubuh saya. Pada waktu hal ini
terjadi, tulang-tulang saya mulai sakit lagi. Kemudian, salah seorang jemaat yang dekat
dengan saya mulai memijati tubuh saya dan memberitahukan kepada saya bahwa tubuh
saya semakin dingin seperti es. Kemudian, mereka pergi untuk membawa pemanas
ruangan yang kecil dan praktis, untuk menghangati tubuh saya. Setelah malaikat-malaikat
memanggil saya untuk meninggalkan tubuh saya, saya mulai merasa sakit dan bergerak
dari sisi satu ke sisi lain. Saya mulai merasakan kematian menguasai tubuh saya dan saya
berteriak ke jemaat-jemaat “Jangan kubur saya, Saya akan kembali!”
Saya meninggalkan tubuh saya dan saya meloncat dari ranjang saya, saya melihat jemaatjemaat
memegang tubuh saya dan berkata, “Dia telah pergi, dia telah meninggalkan
tubuhnya.” Tetapi saya ada di sebelah mereka dan memberitahukan mereka ,”Saya
disini!” Bagaimanapun juga, mereka tidak bisa melihat tubuh saya karena tubuh saya
adalah tubuh Roh yang tidak fana. Jemaat-jemaat tersebut mulai menutupi tubuh saya
dengan selimut.
Salah satu malaikat berkata kepada saya, “Sekarang waktunya untuk pergi, karena Tuhan
sedang menunggu kamu!” Setiap malaikat itu membawa saya dengan tangannya dan
menangkat saya ke langit dan saya melewati jagat raya dengan kecepatan cahaya. Saya
katakan kepada anda, meskipun anda tidak percaya akan hal ini, Tuhan Yesus yang saya
sembah ada dan hidup selama-lamanya!!
Di akhir kesaksian saya ini nantinya, ketika Tuhan meminta saya untuk kembali ke tubuh
saya, saya berkata kepadaNya, “Siapa gerangan yang akan percaya sama saya. Saya
mohon supaya saya bisa tinggal di surga bersamaMu.!! Tidak ada seorang pun yang
akan percaya kepada kesaksian saya, tidak ada yang akan percaya karena mereka tidak
mempunyai iman! Di muka bumi, kurangnya iman itu sangat besar, siapa yang akan
percaya kesaksian ini?” Tuhan menjawab saya,”Seseorang akan percaya kesaksianmu,
hanya yang sungguh-sungguh kepunyaanKu akan percaya kepada kesaksianmu.”
Sekarang saya melanjutkan kesaksian saya. Ketika saya meninggalkan tubuh saya malam
itu, saya terbang dengan kecepatan yang sangat tinggi untuk menemui Tuhan. Saya bisa
melihat kebawah dan melihat planet bumi. Kemudian saya melewati bulan, di mana bulan
ini menerangi bumi pada waktu malam. Kemudian, saya bisa melihat matahari yang
sangat besar dengan mata saya. Saya bisa melihat api yang membumbung tinggi dari
bumi dan memberikan kehangatan ke planet bumi. Kemudian kami tetap terbang dan
saya melihat banyak sekali bintang-bintang selama saya melewati mereka. Tuhan
membiarkan saya melihat matahari, bulan dan bintang-bintang dengan satu tujuan: untuk
memberitakan kepada kita semua bahwa Tuhan kita adalah pencipta alam semesta !!!
Tuhan kita tidak ada bandingannya.
Kami tetap terbang dengan kecepatan tinggi sampai kami mencapai suatu tempat di mana
tidak ada lagi bintang-bintang. Tidak ada lagi ciptaan Tuhan, hanya kegelapan. Saya bisa
melihat kebawah dan melihat banyak bintang-bintang di bawah saya. Saya mulai merasa
takut dan bertanya kepada malaikat-malaikat, “Kemana kamu membawa saya? Tolong
kembalikan saya ke tubuh saya di bumi!” Mereka kemudian memegang saya secara erat
dan menyilangkan salah satu kaki mereka ke kaki saya. Kemudian saya mulai
membungkukan badan seperti posisi terkelungkup karena saya merasa takut. Malaikatmalaikat
tersebut berkata,”Tetaplah diam! Kami sedang membawa kamu ke surga tingkat
ketiga dimana Yesus sedang menunggu kamu.” Malaikat-malaikat tersebut kemudian
berhenti dan pada saat ini saya melihat ke segala arah tetapi saya tidak bisa melihat
apapun yang di ciptakan Tuhan. Saya tidak tahu dimana saya berada tetapi saya berpikir
bahwa saya berada di surga tingkat kedua.
Sewaktu saya dalam posisi terkelungkup dan malaikat-malaikat tersebut memegang saya,
tiba-tiba saya mendengar suara yang sangat riuh ribut di atas saya. Malaikat-malaikat
tersebut memegang saya dengan kencang dan berkata, “Ricardo, jangan takut, Yesus
bersama dengan kita!” Ketika mereka sedang berkata demikian, mereka juga
berkata,”Lihatlah ke atas!”Kemudian saya kaget karena saya melihat semacam gerakan
oleh makhluk-makhluk di atas kami. Salah satu malaikat tersebut berkata,”Lihatlah,
kami akan meperlihatkan kepadamu apa yang ada di atas kami.” Salah satu dari malaikat
mengerakkan tangannya dari sisi satu ke sisi lain dan cahaya menerangi langit di atas
kami untuk melihat apa yang diatas kami. Sewaktu cahaya menerangi langit, langit
tersebut penuh dengan setan-setan. TUHAN YESUS MENGUSIR MEREKA SEMUA
DALAM NAMA YESUS!! Alkitab / Firman Tuhan itu benar adanya!! Semua yang
sedang terjadi di bumi ini sudah tertulis di kitab Wahyu. Tuhan Yesus akan datang
kembali!! Bagaimana saya bisa menyakinkan ke anda, waktunya sudah SANGAT
SINGKAT!! Saya berkata kepada malaikat,”Ini tempat apa?” Salah satu dari mereka
berkata,”Ini adalah salah satu dunia maya yang penuh dengan kegelapan dimana Iblis
dan setan-setannya bersinggah.” Saya mulai berkata,”Itulah mengapa karena banyak
sekali kejahatan di atas muka bumi! Setan-setan ini datang ke bumi dari dunia maya ini
dan menyebabkan banyak kehancuran dan kejahatan di antara umat manusia. Planet
bumi ini penuh dengan setan-setan!” Banyak sekali jumlah mereka dan tidak bisa
terhitung banyaknya.
Kemudian malaikat-malaikat tersebut mulai memberikan isyarat kepada saya untuk
melihat lebih dekat dan mereka menunjukkan wajah-wajah dari makhluk-makhluk ini dan
wajah-wajah tersebut mirip sekali dengan wajah-wajah seram yang di tunjukkan di
televisi. Makhluk-makhluk ini seperti MONSTER!! Saya melihat Thundercats (Kucing
geledek) dan Power Rangers dan karikatur dari film animasi dan film horror. Pengarangpengarang
dari film dan animasi ini telah menjalin kerjasama dengan iblis untuk
menciptakan hal-hal ini untuk televisi dan bioskop!! Semua gambaran tersebut datangnya
dari dunia roh yang saya lihat sekarang ini. Kenapa anda berpikir bahwa sekarang anakanak
itu suka berontak? Itu karena setan-setan tersebut telah masuk ke anak-anak sewaktu
mereka melihat film-film tersebut. Malaikat tersebut menjelaskan ke saya bahwa ini
semuanya adalah kenyataan dan kebenaran. Semua setan-setan dan animasi tersebut
hidup dan orang-orang membuat perjanjian dengan iblis untuk membawa setan-setan ke
atas muka bumi. Setan-setan ini mulai mengutuki saya, gereja, Bapa di Surga, dan Yesus,
dan bumi karena setan-setan ini tidak menghargai Tuhan dan ciptaanNya.
Kemudian saya melihat sebuah makhluk yang sangat jelek yang bukan dalam bentuk roh
bernama Hugo. Hugo ini adalah karikatur populer di Chile. Dia sangat menyeramkan
untuk di lihat. Dia datang dekat saya dan berkata kepada saya, “Kami akan ke bumi dan
membunuh anak-anak!” Kenapa anda berpikir bahwa anak-anak membunuh anak-anak
lainnya? Itu adalah semuanya pengaruh dari televisi yang merasuki anak-anak untuk
membunuh atau melakukan kejahatan. Setan-setan ini menabur kebencian ke atas muka
bumi. Semoga Tuhan menyelamatkan dan menyucikan negara Chile!! Salah satu dari
malaikat tersebut berkata, “Tetaplah melihat!” Dan setan-setan berkata, “Kami telah
berusaha menghancurkan gereja, tetapi kami tidak bisa, karena kalau kami membunuh
satu, kemudian seribu muncul menggantikan yang satu itu.!” Sejak gereja mula-mula,
iblis berusaha untuk menghancurkan gereja yang sungguh-sungguh mengajarkan injil
yang benar, tetapi iblis tidak bisa karena Tuhan Yesus melindungi gerejaNya! Puji
Tuhan! Kemudian setan-setan tersebut berkata,”Kita pakai cara baru, mari kita ke dalam
gereja karena di dalam gereja tersebut banyak jemaat yang termasuk kawanan kita! Kita
akan menggunakan jemaat tersebut untuk menyebarkan gosip dan perpecahan di antara
gereja. Kami akan menghancurkan gereja dengan menyebarkan gosip dan Roh Kudus
sedih dan meninggalkan gereja.” Setan-setan pergi kemana saja untuk menghancurkan
orang-orang yang mengasihi Tuhan. Seperti yang di jelaskan di ayat ini:
1 Petrus 5:8
Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu si Iblis, berjalan berkeliling sama seperti singa
yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat di telannya.
Saya sudah tidak tahan melihat semuanya lagi, tetapi malaikat tersebut menyuruh saya
untuk melihat kejadian yang sedang berlangsung. Saya melihat setan-setan tersebut kabur
sewaktu ada suatu cahaya yang sangat terang datang. Sewaktu cahaya ini semakin
mendekat, bintang tersebut membawa pujian dan penyembahan ke Tuhan. Cahaya ini
bukanlah suatu bintang, melainkan itu adalah berjuta-juta malaikat menunggangi kudakuda
putih memuji Tuhan alam semesta!! Mereka berteriak “Kudus, Kudus, Kudus untuk
Dia yang hidup selama-lamanya. Tuhan adalah Alfa dan Omega, yang terdahulu dan
yang kemudian dan biarlah yang bernafas semua memuji Tuhan!” Kemudian saya
melihat suatu peperangan besar dan tidak bisa melihat setan-setan lagi. “Jangan takut
lagi karena lebih banyak jumlah malaikat yang bersama dengan kita daripada musuh
kita!”
Malaikat-malaikat tersebut membuka jalan ke surga tingkat ketiga. Mereka di pecah
menjadi 2 group, satu di sisi kanan dan satu di sisi kiri. Hal ini membuka jalan ke surga
tingkat ketiga! Jalan ini mencapai ke surga dan saya bisa melihat kota surga. Saya bisa
melihat jalur malaikat-malaikat yang memancarkan kemuliaan Tuhan. Malaikat-malaikat
ini telah membersihkan lingkungan tersebut dari setan-setan dan malaikat-malaikat
tersebut tidak behenti-hentinya memuji Tuhan. Malaikat-malaikat teserbut meletakkan
saya di hadapan malaikat-malaikat lainnya dan berkata kepada saya, “Kamu harus tunggu
disini!”
Kemudian di kejauhan dan dari kota tersebut, saya melihat seorang sosok yang penuh
wibawa dengan jubah putih sedang menunggangi kuda putih. Semakin sosok ini
mendekat kepada saya, malaikat-malaikat tersebut tidak berhenti memuji dan
meninggikan nama Tuhan. Figur ini datang ke arah saya kira-kira jaraknya 4 meter dan
bentuknya sangat indah, jauh lebih indah daripada malaikat-malaikat lainnya. Saya
mengharapkan dia untuk berkata kepada saya, tetapi dia malah melihat saya untuk
beberapa saat dan berkata,”Saya adalah Michael yang bertugas menjaga kamu dan
gereja di muka bumi!” Saya telah melihat malaikat Michael muka dengan muka dan dia
sangat indah! Dia membalikkan badan dan menunjukkan saya suatu jalan untuk masuk ke
kota surga. Dia berkata,”Masuklah! Tuhan Yesus sedang menunggu kamu!” Saya sedang
berjalan menuju kota surga dan selama saya berjalan, malaikat-malaikat bersorak dan
memuji Tuhan. Saya menangis dan menangis selama saya melihat kota tersebut.
Kota surga itu terbuat dari emas murni dan pintu-pintu gerbangnya terbuat dari mutiara.
Permukaan lantainya terbuat dari kristal. Saya tidak pernah melihat hal ini sebelumnya di
bumi dan tidak ada seorang pun yang bisa membuat seperti ini. Arsiteknya adalah Tuhan
sendiri dan Tuhan alam semesta. Saya berada di luar kota dan gerbang pintunya terbuka
lebar. Sewaktu gerbangnya terbuka lebar, saya bisa melihat ke dalam dan dindingdindingnya
terbuat dari batu rubi, safir, dan mutiara. Mereka sangat berkilauan. Dan di
dalam kota, berjuta-juta kali berjuta-juta suara memuji Tuhan. Saya jatuh tersungkur dari
luar mendengar hal ini. Saya mendengar suatu suara yang mengguncangkan surga dan di
balik suara ini, ada berjuta-juta pujian kepada Tuhan berkata,”Kudus,Kudus, Kuduslah
Tuhan dan Bapa kepadaNya semua kemuliaan dan hormat selama-lamaNya AMEN!”
Suara yang berkuasa ini berkata “HIDUPLAH KUDUS, KARENA AKU KUDUS.
HANYA YANG HIDUP KUDUS YANG BISA MASUK KE TEMPAT INI! TANPA
KEKUDUSAN, TIDAK ADA SEORANGPUN YANG BISA MELIHAT TUHAN.”
Tanpa kekudusan, tidak ada seorangpun yang bisa melihat Tuhan.
Suara tersebut berkata, “Masuklah” dan saya memasuki kota tersebut. Saya melihat
sebuah tahta dengan api dan api tersebut keluar dari tahta, saya melihatnya dan saya
melihat Yesus, Raja atas segala raja, dan Tuhan atas segala tuhan. Saya jatuh tersungkur
ke tanah dan saya tidak mempunya kekuatan. TanganNya keluar dari api dan menyentuh
saya dan Dia berkata, “Bangunlah!” Saya mendapat kekuatan dan berdiri. Saya
kemudian menyentuh kakiNya, tanganNya dan tubuhNya. Ketika saya melihat
wajahNya, mukaNya tidak seperti artis-artis di bumi mengambarkan mukaNya! Banyak
orang membuat dewa-dewa dari kayu dan gambar-gambar lainnya. Tetapi aku ingin
memberitahukan kepadamu, bahwa Yesus tidak seperti gambaran-gambaran tersebut. Dia
sangat kuat dan perkasa! Dia bukan Tuhan yang tidak ada apa-apanya. Dia Maha Kuasa!!
Dia berkata,”Saya bukan Tuhan yang terbuat dari kapur atau kayu. Saya Tuhan yang
hidup!” Dia kemudian melanjutkan,”Beritakan kepada gerejaKu di bumi bahwa Aku
ada!! Aku benar-benar hidup dan ada!! Katakan kepada umatKu bahwa Surga itu
nyata dan Aku menantikan mereka!”
Kemudian Tuhan berkata kepada saya, “Mari, berjalanlah bersamaKu dan Aku akan
menunjukkan kepadamu sesuatu yang luar biasa.” Kami melihat ke bawah dan dari
lantai yang kami pijak, kami bisa melihat planet bumi dan semua yang di kerjakan di atas
muka bumi. Tuhan berkata, “Aku bisa melihat segala sesuatu yang gerejaKu kerjakan!”
Tuhan tahu segala sesuatunya apa yang kita kerjakan dan saya bisa melihat banyak dari
umatNya di Surga. Tuhan berkata kepadaku, “Lihat gerejaKu!” dan saya melihat saudara
melawan saudara dan gereja melawan gereja. Kata Tuhan, “GerejaKu telah kehilangan
iman, mereka tidak mau percaya kepadaKu, kejahatan telah bertambah-tambah di
muka bumi, dan orang tidak mau percaya bahwa Aku ada. Katakan kepada umatKu
bahwa Aku akan melakukan sesuatu yang luar biasa di muka bumi! GerejaKu malah
berpaling daripadaKu dan bukannya bertumbuh.” Tuhan mulai menangis untuk
gerejaNya dan Dia berkata, “Gereja ini bukan gerejaKu!” Saya berkata, “Tuhan, jangan
bekata seperti itu! Tentu kita adalah gerejaMu.” Kemudian Tuhan berkata,”Tidak.
GerejaKu berjalan dengan kuasa dan tanda-tanda mukjizat! GerejaKu telah menurun!
Bagaimanapun juga, katakan kepada mereka, Aku akan mengangkat mereka
kembali!”
Tuhan berkata kepada saya untuk tetap berjalan bersama dengan Dia dan kamu melewati
sebuah pintu dan jalannya beralaskan emas. Saya mulai berlari sepanjang jalan emas dan
mengambil debu emas dan menaburkan ke seluruh tubuh saya. Kemudian Tuhan berkata
untuk berjalan ke arahNya dan memberitahukan kepada kita semua bahwa banyak jalanjalan
emas di surga. “Semua ini adalah untuk kepunyaan umatKu,” kata Tuhan “Tetapi,
di gerejaKu, banyak sekali pencuri-pencuri yang mencuri perpuluhan dan
persembahan.! Katakan kepada umatKu bahwa tidak ada pencuri yang bisa masuk ke
kerajaan surga.” Kita perlu meluruskan hidup kita untuk Tuhan. Kemudian kami melihat
sebuah meja yang sangat panjang untuk berjuta-juta orang dengan banyak makanan dan
buah-buahan. Disana juga banyak mahkota dan mangkok kristal untuk minum. Tuhan
berkata, “Ricardo, semua ini telah di sediakan untuk umatKu!” Meja ini telah di
siapkan untuk pernikahan anak Domba.”
Saya juga mengetahui bahwa ada seorang wanita yang pernah di bawa ke surga dan
melihat malaikat-malaikat sibuk mempersiapkan perjamuan pernikahan! Saya berkata
kepada Tuhan, “Kenapa wanita ini melihat malaikat-malaikat sibuk mempersiapkan
perjamuan tetapi saya tidak melihat persiapannya sedang di kerjakan?” Tuhan berkata,
“Itu karena persiapannya sudah selesai!” Di sana banyak mahkota untuk mereka yang
bekerja dan taat kepada Tuhan. Saya berkata,” Tuhan, kapan Tuhan akan datang kembali,
jika persiapannya sudah selesai? Berapa lama lagi Tuhan akan datang? Tunjukkanlah
kepada saya sebuah jam, berapa lama lagi sisa waktunya menurut jam surga?” Banyak
orang telah mendapatkan mimpi mengenai jam, menunjukkan hampir jam 12 malam
ketika Tuhan seharusnya datang kembali. Saya bertanya, “Tuhan, kapan jam tersebut
akan mencapai jam 12 malam? Apakah tinggal 1 menit? 5 menit?” Tuhan mengamati
muka saya untuk sementara waktu dan kemudian Dia berkata, “Ricardo, di surga sudah
tidak ada jam lagi.” Kemudian saya bertanya, “Kalau begitu Tuhan, kalau jam-nya
sudah tidak ada lagi, kenapa Tuhan tidak datang kembali kedua-kaliNya?” Tuhan
mengangkat kedua tangannya dan dengan menggunakan ibu jari dan jari telunjuk, Dia
menunjukkan tanda yang sangat kecil dan berkata, “Sisa waktu yang ada adalah hanya
kemurahan Bapa kepada mereka yang telah berpaling dan memberikan mereka
kesempatan untuk bertobat dan kembali ke pekerjaan mula-mula.” Dan Tuhan pencipta
segala makhluk belum kembali karena Dia memberikan kita semua waktu yang sangat
singkat untuk bertobat dan waktu ini di katakan, “waktu kemurahan Tuhan”. Tuhan akan
datang kapanpun, kita harus mulai mencari Dia dengan sepenuh hati dan berpuasa dan
berdoa dan melakukan pekerjaan mula-mula. Saya hampir selesai. Yesus
berkata,”Sekarang kita berada di dalam masa kasih karunia Bapa!”
Kemudian seorang malaikat muncul di sebelah kanan kami dan berteriak “Waktunya
telah tiba !! Waktunya sudah selesai. Setiap persiapan sudah selesai! Yesus sedang
menerima pengantin wanitaNya!” Tuhan sedang datang dan semua tanda-tanda di
FirmanNya sudah di genapi! Film-Film sedang menunjukkan bencana alam yang akan
datang. Ilmuawan-ilmuawan tahu bahwa sesuatu bencana alam yang besar akan terjadi
tetapi mereka tidak tahu itu apa! Bagaimanapun, kita sebagai gerejaNya tahu bahwa
Tuhan akan datang kedua kalinya! Ketika malaikat selesai berteriak, kemudian berjutajuta
malaikat mulai melompat dan bersuka-cita bahwa pengantin wanitaNya (gerejaNya)
akhirnya kembali ke surga. Saya tetap bertanya,” Apa yang sedang tejadi?” tetapi tidak
ada seorangpun yang memperhatikan saya, mereka semuanya sedang bersuka-cita dengan
berita yang baik. Jadi, saya kemudian ikut serta dengan malaikat-malaikat dan mulai
meninggikan nama Yesus. Seketika, ketika saya mengangkat kedua tangan saya, saya
merasa seseorang mengangkat saya dari surga dan menuju kebumi dengan kecepatan
yang sangat tinggi.
Sekarang, malaikat-malaikat bersuka-cita bahwa pengantin wanitaNya sedang kembali ke
surga. Saya kembali ke bumi dan di letakkan di atas mimbar gereja dimana saya berdoa
setiap hari. Waktunya sangat singkat !! Jika pembaca tidak percaya kepada saya,
janganlah percaya. Tetapi Yesus akan datang dan hal itu adalah kekekalan. Umat Tuhan
tidak mau percaya akan pengangkatan orang percaya. Tolong sadar, demi kemurahan
Tuhan, sadarlah akan kebenaran!! (Ricardo sedang menangis)
Tuhan ada di sisi saya dan Dia berkata, “Ricardo, ini yang akan terjadi kalau
pengangkatan orang percaya terjadi sekarang ini!” Saya bisa melihat seluruh bumi.
Saya melihat Roh Kudus yang begitu indah dan berharga. Roh Kudus memberikan kita
damai dan sukacita. Kemudian, Roh Kudus meninggalkan bumi. Saya kemudian melihat
asap masuk ke dalam gereja dan mengelilingi saya dan saya berkata kepada Tuhan,
“Apakah ini?” Dia berkata, “Inilah yang saya maksudkan pengangkatan orang
percaya.”Kemudian saya melihat orang-orang mendobrak pintu gereja, ingin masuk, dan
berteriak, “Dimana anak saya? Mereka semua telah pergi!” Banyak anak-anak telah
pergi karena Tuhan tidak meninggalkan mereka.Orang pertama yang masuk ke dalam
gereja adalah pimpinan paduan suara, berteriak, “Dimana orang-orang gereja! Saya di
tinggal! Saya tetap di bumi! Saya tetap di bumi!” Setelah pimpinan paduan suara, saya
melihat pendeta-pendeta, jemaat, dan penatua gereja semuanya menangis,”Saya di
tinggal!” Banyak orang-tua dan pasangan-pasangan yang mencari orang-orang yang
mereka kasihi dan orang-orang di gereja berteriak,”Orang-orang yang anda kasihi tidak
disini! Tuhan membawa mereka.” Kemudian orang-orang tersebut menangis,”Kalau
begitu, itu semuanya benar, Tuhan datang dan mengambil pengantin wanitaNya.”
Banyak orang-orang menangis dan meratap, berharap bahwa mereka seharusnya telah
percaya bahwa Yesus adalah Kristus. Setiap orang yang tidak percaya bahwa Yesus
adalah Mesias, sudah hilang! Saya melihat banyak orang dan pendeta-pendeta menangis
dan orang-orang mulai mendesak pendeta-pendeta,”Kenapa kamu tidak mengajarkan
kebenaran, kenapa kamu tidak mengajarkan kekudusan dan memperingatkan kami semua
tentang hal ini? Ini semua adalah kesalahanmu sehingga kami di tinggalkan!!!” Banyak
orang yang di tinggalkan karena mereka tidak hidup di dalam kekudusan. Kita perlu
mengajarkan kekudusan dan mengajarkan orang untuk benar-benar bertobat! Saya
melihat orang-orang memukul pendeta-pendeta dan mencabut rambut mereka. Pendetapendeta
tersebut menangis dan memohon orang-orang tersebut untuk tidak melukai
mereka. Orang-orang tersebut tidak berhenti melukai pendeta-pendeta tersebut karena
orang-orang tersebut telah di rasuki setan.
Ada juga gereja-gereja yang seluruh jemaatNya di tinggalkan. Saya melihat seorang lakilaki
yang berusaha untuk mencongkel matanya karena kesedihannya. Orang-orang
berusaha membenturkan kepalanya ke lantai dan dinding karena mereka tidak bisa
mengerti bahwa Yesus hanya satu-satunya jawaban. Karena orang-orang ingin hidup di
dalam dosa dan kejahatan dan hidup menurut kehendak mereka sendiri. Orang-orang juga
memotong diri mereka dan membenturkan kepala mereka sampai tengkorak mereka
pecah dan mereka jatuh ke lantai. Saya melihat darah mengalir kemana-mana dari orangorang
yang berusaha melukai diri mereka. Kemudian saya melihat seorang anak muda
menangis kepada Tuhan,”Tolong Tuhan, bawa saya!” Itu sudah telat. Yesus telah datang
dan menerima gerejaNya. Saya jatuh tersungkur karena saya telah melihat banyak hal-hal
yang sangat menyedihkan.
Yesus berkata kepada saya,”Dalam masa kesusahan, akan terjadi banyak masalah yang
belum pernah terjadi sebelumnya.” Saya kemudian bertanya,”Kenapa banyak orang
yang berusaha melukai diri mereka sendiri sebegitu parahnya?” Tuhan
menjawab,”Karena pada saat itu, orang-orang ingin mati, tetapi tidak menemukannya.
Kematian telah meninggalkan bumi.” Saya bertanya ke Tuhan,”Kenapa banyak
pendeta-pendeta dan orang-orang di tinggalkan?” Tuhan berkata,”Karena saya tahu
mereka. Saya tahu hati mereka.” Semua tentang diri kita terbuka di hadapan Tuhan.
Tuhan tahu segala sesuatu dalam hati kita. Saya jatuh tersungkur, hampir lemas. Yesus
berkata,”Aku menunjukkan hal ini kepada kamu supaya kamu bisa memperingatkan
gerejaKu dan memberikan mereka harapan. Beritahukan mereka bahwa jika mereka
bertobat sekarang, Aku akan mengampuni mereka selama masih ada waktu. Aku akan
melakukan hal yang besar di muka bumi ini.”
Tolong, bukalah mata anda. Penginjilan di negara Chile sedang
berkembang.”Beritakanlah kepada umatKu kalau mereka meminta pengampunan,
Aku akan mengampuni mereka.” Kemudian saya melihat pengelihatan lain dan saya
melihat api yang menyelimuti langit. Yesus bertanya,”Kamu melihat itu? Api yang
kamu lihat di langit itu adalah api yang menutupi negara Chile. Karena negara Chile
adalah untuk Tuhan, Tuhan akan mengubah negara Chile!” Saya kemudian melihat
api bergerak dan mendatangi negara Chile dan Yesus berkata,”Mata BapaKu tertuju
kepada negara Chile.” Ketika api tersebut turun keatas chile, negara-negara lain akan
melihat dan memperhatikan kebangkitan Tuhan di Chile. Tuhan menunjukkan kepada
saya pengelihatan di suatu tempat yang bernama “Paseo Humada” dan menjunjukkan ke
saya orang-orang yang yang lumpuh dan cacat. Kemudian saya melihat orang-orang
percaya berdoa ke orang-orang cacat tanpa kaki dan menyuruh anggota badan untuk
bertumbuh. Anggota badan akan taat dan bertumbuh di depan mata mereka. Orang tanpa
tangan akan menerima tangan baru. Dalam waktu ini. Tuhan akan menunjukkan
mukjizat2 yang kreatif. Di dalam gereja-gereja, banyak orang yang akan di sembuhkan.
Dalam waktu ini, yang mati di bangkitkan dan Tuhan akan memakai kamu di Chile untuk
melakukan mukjizat yang sama seperti yang rasul-rasul lakukan di Alkitab.
Itulah seluruh wahyu yang Tuhan telah berikan kepada saya (Ricardo Cid). Dia akan
datang segera. Maranatha! Amen!
Jikalau kamu belum menerima Yesus sebagai Tuhan dalam hidupmu, saya ajak kamu
berdoa sebagai berikut:
Tuhan Yesus, saya percaya Engkau adalah Anak Tuhan dan Engkau mati untuk
semua dosa saya. Mari masuklah ke hati saya, jadilah Tuhan dan Penyelamat
untuk hidup saya dan ampunilah semua dosa saya. Engkau mempunyai kuasa
dalam setiap bagian dalam hidup saya dari saat ini. Tuhan Yesus, penuhilah saya
dengan RohMu yang Kudus dan pakailah saya untuk kemuliaan bagi namaMu.
Saya mau melayaniMu dan mengasihiMu dengan segenap hati saya seumur hidup
saya. Terima kasih Bapa, sekarang saya adalah anakMu. Di dalam nama Yesus.
Amin.
Setelah kamu berdoa di atas, bacalah Alkitab (Firman Tuhan), berdoa senantiasa, pergilah
ke gereja untuk mendengarkan Firman Tuhan dan bersekutulah dengan saudara seiman.
Hidupmu tidak akan sama lagi dan kamu mempunyai hidup yang penuh damai dan
sukacita dibumi dan kamu akan hidup selama-lamanya dengan Tuhan Yesus di surga.
Tuhan memberkatimu.
Rabu, 08 Agustus 2012
Sabtu, 04 Agustus 2012
LETTERS TO GOD..
![]() |
| Letters To God |
Sejak awal film ini memiliki
misi tersendiri yaitu memerangi kanker sekaligus mengajak para
penderitanya untuk tetap tabah dan optimis. Belum lagi dibalut dengan
pesan agama yang ditampilkan secara universal meskipun dari sudut
pandang Kristen sekalipun. Wajar bukan jika seseorang dilanda kesulitan
seringkali imannya diuji habis-habisan. Jika anda langsung menyimpulkan
film ini berat begitu membaca beberapa kalimat pertama review saya ini
jangan salah. Anda akan diajak untuk mengikuti kisah menyentuh helai per
helai, nyaris tidak terasa dan samasekali tidak menggurui.
Sentralisasi cerita berada di tangan Tyler Doherty yang dihidupkan dengan sangat brilian oleh Tanner Maguire. Ia mampu memberikan "tongkat estafet" kepada orang-orang di sekitarnya untuk terinspirasi dan memulai kisahnya sendiri-sendiri mulai dari ibunya, kakaknya, sahabat, tetangganya dll. Tidak heran jika namanya akan sering terdengar di kemudian hari. "Surat Untuk Tuhan" bisa jadi sebuah simbolisasi untuk menuntun kepercayaan kita masing-masing. Jika anda tidak mampu berkomunikasi lisan dengan Tuhan anda, mengapa tidak coba menuangkannya dalam tulisan?
Terlepas dari biaya produksi yang sangat rendah, Letters to God berhasil memaksimalkan segala keterbatasan yang dimilikinya. Hal ini sekaligus menjawab anggapan bahwa tampilan film ini seperti film televisi atau direct-to-dvd. Namun jajaran cast yang nama-namanya hampir tidak pernah terdengar itu mampu menyuguhkan kualita akting yang demikian baik. Berbagai lagu yang menjadi theme songnya mampu merangkai scene per scene dengan pas termasuk Dear Mr. God dari the Warren Brothers dan juga kinerja Seattle Symphony Orschestra. Skrip yang ditulis oleh Doughtie tidak terkesan natural tanpa tumpang tindih antar subplotnya, menyatu padu dengan gaya penyutradaraan Nixon yang sendu. Jangan anggap film produksi Mercy Creek Entertainment dan Possibility Pictures ini sebagai film religius seperti judulnya. Maknanya lebih jauh dari itu dan saya harus akui saya menitikkan air mata menyaksikannya. Siap untuk tersentuh juga akan film yang terinspirasi dari kehidupan Patrick Doherty yang meninggal di usia 10 tahun?
Sentralisasi cerita berada di tangan Tyler Doherty yang dihidupkan dengan sangat brilian oleh Tanner Maguire. Ia mampu memberikan "tongkat estafet" kepada orang-orang di sekitarnya untuk terinspirasi dan memulai kisahnya sendiri-sendiri mulai dari ibunya, kakaknya, sahabat, tetangganya dll. Tidak heran jika namanya akan sering terdengar di kemudian hari. "Surat Untuk Tuhan" bisa jadi sebuah simbolisasi untuk menuntun kepercayaan kita masing-masing. Jika anda tidak mampu berkomunikasi lisan dengan Tuhan anda, mengapa tidak coba menuangkannya dalam tulisan?
Terlepas dari biaya produksi yang sangat rendah, Letters to God berhasil memaksimalkan segala keterbatasan yang dimilikinya. Hal ini sekaligus menjawab anggapan bahwa tampilan film ini seperti film televisi atau direct-to-dvd. Namun jajaran cast yang nama-namanya hampir tidak pernah terdengar itu mampu menyuguhkan kualita akting yang demikian baik. Berbagai lagu yang menjadi theme songnya mampu merangkai scene per scene dengan pas termasuk Dear Mr. God dari the Warren Brothers dan juga kinerja Seattle Symphony Orschestra. Skrip yang ditulis oleh Doughtie tidak terkesan natural tanpa tumpang tindih antar subplotnya, menyatu padu dengan gaya penyutradaraan Nixon yang sendu. Jangan anggap film produksi Mercy Creek Entertainment dan Possibility Pictures ini sebagai film religius seperti judulnya. Maknanya lebih jauh dari itu dan saya harus akui saya menitikkan air mata menyaksikannya. Siap untuk tersentuh juga akan film yang terinspirasi dari kehidupan Patrick Doherty yang meninggal di usia 10 tahun?
Sabtu, 09 Juni 2012
EURO CUP 2012..
Rabu, 02 Mei 2012
Kewajiban dan Larangan PNS..
KEWAJIBAN DAN LARANGAN
PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 53 TAHUN 2010
TENTANG
DISIPLIN PEGAWAI NEGERI SIPIL
Setiap PNS wajib:
1. mengucapkan sumpah/janji PNS;
2. mengucapkan sumpah/janji jabatan;
3. setia dan taat sepenuhnya kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Pemerintah;
4. menaati segala ketentuan peraturan perundangundangan;
5. melaksanakan tugas kedinasan yang dipercayakan kepada PNS dengan penuh pengabdian, kesadaran, dan tanggung jawab;
6. menjunjung tinggi kehormatan negara, Pemerintah, dan martabat PNS;
7. mengutamakan kepentingan negara daripada kepentingan sendiri, seseorang, dan/atau golongan;
8. memegang rahasia jabatan yang menurut sifatnya atau menurut perintah harus dirahasiakan;
9. bekerja dengan jujur, tertib, cermat, dan bersemangat untuk kepentingan negara;
10. melaporkan dengan segera kepada atasannya apabila mengetahui ada hal yang dapat membahayakan atau merugikan negara atau Pemerintah terutama di bidang keamanan, keuangan, dan materiil;
11. masuk kerja dan menaati ketentuan jam kerja;
12. mencapai sasaran kerja pegawai yang ditetapkan;
13. menggunakan dan memelihara barang-barang milik negara dengan sebaik-baiknya;
14. memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada masyarakat;
15. membimbing bawahan dalam melaksanakan tugas;
16. memberikan kesempatan kepada bawahan untuk mengembangkan karier; dan
17. menaati peraturan kedinasan yang ditetapkan oleh pejabat yang berwenang.
Setiap PNS dilarang:
1. menyalahgunakan wewenang;
2. menjadi perantara untuk mendapatkan keuntungan pribadi dan/atau orang lain dengan menggunakan kewenangan orang lain;
3. tanpa izin Pemerintah menjadi pegawai atau bekerja untuk negara lain dan/atau lembaga atau organisasi internasional;
4. bekerja pada perusahaan asing, konsultan asing, atau lembaga swadaya masyarakat asing;
5. memiliki, menjual, membeli, menggadaikan, menyewakan, atau meminjamkan barang-barang baik bergerak atau tidak bergerak, dokumen atau surat berharga milik negara secara tidak sah;
6. melakukan kegiatan bersama dengan atasan, teman sejawat, bawahan, atau orang lain di dalam maupun di luar lingkungan kerjanya dengan tujuan untuk keuntungan pribadi, golongan, atau pihak lain, yang secara langsung atau tidak langsung merugikan negara;
7. memberi atau menyanggupi akan memberi sesuatu kepada siapapun baik secara langsung atau tidak langsung dan dengan dalih apapun untuk diangkat dalam jabatan;
8. menerima hadiah atau suatu pemberian apa saja dari siapapun juga yang berhubungan dengan jabatan dan/atau pekerjaannya;
9. bertindak sewenang-wenang terhadap bawahannya;
10. melakukan suatu tindakan atau tidak melakukan suatu tindakan yang dapat menghalangi atau mempersulit salah satu pihak yang dilayani sehingga mengakibatkan kerugian bagi yang dilayani;
11. menghalangi berjalannya tugas kedinasan;
12. memberikan dukungan kepada calon Presiden/Wakil Presiden, Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, atau Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dengan cara:
a. ikut serta sebagai pelaksana kampanye;
b. menjadi peserta kampanye dengan menggunakan atribut partai atau atribut PNS;
c. sebagai peserta kampanye dengan mengerahkan PNS lain; dan/atau
d. sebagai peserta kampanye dengan menggunakan fasilitas negara;
13. memberikan dukungan kepada calon Presiden/Wakil Presiden dengan cara:
a. membuat keputusan dan/atau tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon selama masa kampanye; dan/atau
b. mengadakan kegiatan yang mengarah kepada keberpihakan terhadap pasangan calon yang menjadi peserta pemilu sebelum, selama, dan sesudah masa kampanye meliputi pertemuan, ajakan, himbauan, seruan, atau pemberian barang kepada PNS dalam lingkungan unit kerjanya, anggota keluarga, dan masyarakat;
14. memberikan dukungan kepada calon anggota Dewan Perwakilan Daerah atau calon Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah dengan cara memberikan surat dukungan disertai foto kopi Kartu Tanda Penduduk atau Surat Keterangan Tanda Penduduk sesuai peraturan perundangundangan; dan
15. memberikan dukungan kepada calon Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah, dengan cara:
a. terlibat dalam kegiatan kampanye untuk mendukung calon Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah;
b. menggunakan fasilitas yang terkait dengan jabatan dalam kegiatan kampanye;
c. membuat keputusan dan/atau tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon selama masa kampanye; dan/atau
d. mengadakan kegiatan yang mengarah kepada keberpihakan terhadap pasangan calon yang menjadi peserta pemilu sebelum, selama, dan sesudah masa kampanye meliputi pertemuan, ajakan, himbauan, seruan, atau pemberian barang kepada PNS dalam lingkungan unit kerjanya, anggota keluarga, dan masyarakat.
Selasa, 01 Mei 2012
Fam Orang Minahasa..
A
Abutan : Pembersih/an dari rumput liar
Adam : Tenang
Agou : Anoa
Akai : Penjaga
Aling : Pembawa
Alui : Pelipur lara
Amoi : Teman sekerja
Andu : Tempat bersenang
Anes : Tawakal
Angkouw : Keemasan
Anis : Penghalau
Antou : Nama kembang
Arina : Tiang tengah
Assah : Pembuka jalan
Awondatu : Yang dikehendaki
Awui : Senang
B
Batas : Pemutus
Bella : Pasukan
Bokau : Bibit emas
Bokong : Mengikat
Bolang : Penangkap ikan
Bolung : Perisai
Bororing : Pembuat roreng
Boyoh : Pendamai
Buyung : Penurut
D
Damongilala: Benteng
Damopoli : Jujur dan adil
Dapu : Mematahkan
Datu : Pemimpin
Datumbanua : Kepala Walak/ kepala kampung
Dayoh : Karunia
Dededaka : Panah lidi hitam
Dendeng : Suara yang terang
Dengah : Hakim
Dewat : Menyeberangi
Dien : Dihiasi
Dimpudus : Cerdik kepalanya
Dipan : Ukuran depa
Dompis : Pekerja baik
Dondo : Prinsip
Dondokambei : Prinsip tetap
Donsu : Jimat penolak
Doodoh : Penggerak
Doringin : Penari
Dotulong : Pahlawan besar
Dumais : Menggenapi
Dumanauw : Pemenang
Dumbi : Didepan
Dungus : Berkedudukan
Dusaw : Pembuka
E
Egam : Menjaga
Egetan : Lonceng kecil
Ekel : Lirikan
Elean : Arah barat
Eman : Dipercaya
Emor : Lengkap
Endei : Dekat
Engka : Pegang
Enoch : Pilihan
Ering : Kurang besar
G
Ganda : Bambu besar
Gerung : Bunga ukiran
Gerungan : Bunga-bunga ukiran
Gigir : Mengikis rata
Gimon : Rupa yang indah
Girot : Pemutus
Goni : Cerdik
Goniwala : Cerdik akal
Gonta : Langkah
Gosal : Timbunan
Gumalag : Menanduk
Gumansing: Pembujuk
Gumion : Pegangan
I
Ilat : Menunggu
Imbar : Yang dibuang
Inarai : Baju jimat
Ingkiriwang : Dari angkasa
Inolatan : Pegang tangan
Intama : Pembawa
Item : Hitam
K
Kaat : Penglihatan
Kaawoan : Mampu kerja
Kaendo : Teman mapalus
Kaeng : Sempit
Kaes : Menyiram
Kainde : Ditakuti
Kairupan : Kekuatan
Kalalo : Amat berani
Kalangi : Dari langit
Kalempou : Mengunjungi
Kalempouw : Kawan baik
Kalengkongan: Tepat berjatuhan
Kalesaran : Pusat segala usaha
Kalici : Mempesona
Kaligis : Sama keluarga
Kalitow : Keluarga Litow
Kaloh : Sahabat setia
Kalonta : Perisai kayu
Kalumata : Pedang perang
Kamagi : Bunga hias
Kambey : Bunga hias
Kambong : Obor
Kamu : Pegang teguh
Kandio : Amat kecil berarti
Kandou : Bintang pagi
Kapantouw : Pembuat
Kaparang : Pandai mengukir
Kapele : Amat tegas
Kapoh : Pemuja
Kapoyos : Dukun pijat
Karamoy : Penunjuk
Karau : Antara
Karinda : Kawan serumah
Karundeng : Pengusut
Karuyan ; Di kejauhan
Karwur : Subur
Kasenda : Kawan sehidangan
Katopo : Keturunan opo
Katuuk : Pemegang rahasia
Kaunang : Cerdik
Kawatu : Pendirian teguh
Kawengian : Bintang sore
Kawilarang : Diatas terbuka
Kawulusan : Benteng
Kawung : Tersusun keatas
Kawuwung : Berkelebihan
Keincem : Penyimpan rahasia
Kekung : Pedang perisai
Keles : Bayi
Kelung : Perisah
Kembal : Agak lemah
Kembau : Kurang kuat
Kembuan : Sumber
Kenap : Genapkan
Kepel : Penakluk
Kerap : Seiring
Kere : Testa
Kesek : Penuh sesak
Kewas : Tumbuhan
Khodong : Kecil, menentukan
Kilapong : Batu kilat
Kindangen : Yang diberkati
Kirangen : Dimalui
Kiroiyan : Pengembara
Kodongan : Mengecil
Kojongian : Penggeleng kepala
Koleangan : Pemain
Kolibu : Banyak bekerja
Koloday : Saudara lelaki
Koly : Suka kerja
Komaling : Pembawa
Komaling : Penghormat
Kondoi : Lurus kedudukannya
Kontul : Kerja sendiri
Kopalit : Pendamai
Koraah : Suka panas matahari
Korah : Suka panas matahari
Korengkeng : Penakluk
Korompis : Hasil kerja yang baik
Koropitan : Penghukum
Korouw : Perkasa
Korua : Membagi dua
Kotambunan : Penimbun
Kountud : Kerja sendiri
Kowaas : Penggemar barang kuno
Kowonbon : Tahan uji
Kowu : Penempah
Kowulur : Ke gunung
Koyansouw : Pengipas
Kuhu : Menampakkan
Kulit : Kecukupan
Kullit : Cukup
Kumaat : Melihat
Kumaunang : Penyelidik cerdik
Kumayas : Membongkar
Kumendong : Pengumpul tenaga
Kumolontang : Melompat keliling
Kumontoy : Lurus hati
Kupon : Diharapkan
Kusen : Penutup
Kusoi : Cerdik
L
Lala : Berjalan
Lalamentik : Semut api
Lalowang : Perlumba
Lalu : Pendesak
Laluyan : Melintasi
Lambogia : Paras jernih
Lampah : Tak seimbang
Lampus : Tembus
Lanes : Kurang semangat
Langelo : Menapis
Langi : Tinggi
Langitan : Tinggian
Langkai : Dihormati
Languyu : Tanpa tujuan
Lantang : Berharga
Lantu : Penentu
Laoh : Manis
Lapian : Teladan
Lasut : Pemikir cerdas
Legi : Menipis
Legoh : Penelan manis pahit
Lembong : Pembalas budi
Lempas : Kedudukan
Lempou : Kunjungan
Lengkey : Dimuliakan
Lengkoan : Penghalang
Lengkong : Pendidik
Lensun : Diharapkan
Leong : Main
Lepar : Tujuan
Lesar : Halaman
Lewu : Tersendiri
Liando : Penimbang
Limbat : Berganti
Limbong : Ingat budi
Limpele : Penurut
Lincewas : Tumbuhan obat
Lintang : Bunyi-bunyian
Lintong : Pusat persoalan
Liogu : Jernih
Litow : Tinggi
Liu : Bijaksana
Liwe : Air mata
Loho : Perindu
Loing : Pengawas
Lolombulan : Bulan purnama
Lolong : Bulan
Lomboan : Lemparan keatas
Lompoliu : Pengajar
Lonan : Ramah
Londa : Perahu
Londok : Tinggi
Longdong : Penjaga
Lontaan : Pembuka jalan
Lontoh : Tinggi keatas
Losung : Pendesak
Lowai : Bayi lelaki
Lowing : Mengawasi
Ludong : Kepala negeri
Lumanau : Biasa berenang
Lumangkun : Penyimpan rahasia
Lumatau : Berpengetahuan
Lumempouw : Meliwati
Lumenta : Terbit
Lumentut : Bukti
Lumi : Meminggir
Lumingas : Membersihkan
Lumingkewas : Tepat dlm segala hal
Lumintang : Menunggalkan
Luminuut : Berpeluh
Lumoindong : Melindungi
Lumondong : Berlindung
Lumowa : Melewati
Lumunon : Muka bercahaya
Luntungan : Memiliki jambul
Lutulung : Penolong
M
Maengkom : Penakluk
Maengkong : Mendidik
Mailangkai : Yang ditinggikan
Mailoor : Disenangi
Maindoka : Kecukupan
Mainsouw : Bersaudara 9
Mait : Obat pahit
Makadada : Memuaskan
Makal : Penutup lubang
Makaley : Melindungi/menutup
Makaliwe : Air mata
Makangares : Mengharap
Makaoron : Mengulung musuh
Makarawis : Puncak gunung
Makarawung : Tinggi usaha
Makatuuk : Hidup sentosa
Makawalang : Orang kaya
Makawulur : Dihormati
Makiolol : Selalu ikut
Makisanti : Dengan pedang
Malingkas : Tetap berada
Mamahit : Dukun obat pahit
Mamangkey : Pengangkat
Mamantouw : Penubuat
Mamanua : Pembuka negeri
Mamarimbing : Pemberi kesuburan
Mamba : Ditetapkan
Mambo : Penetapan
Mambu : Pemberi supa
Mamengko : Pemberi teka-teki
Mamentu : Pemberi rasa
Mamesah : Pembuka rahasia
Mamoto : Penjelasan
Mamuaya : Pemberi
Mamuntu : Mencapai puncak
Mamusung : Penangkal
Manalu : Ditingkatkan
Manampiring : Membuat jalan
Manangkod : Menahan musuh
Manapa : Pertanyaan
Manarisip : Membetulkan
Manaroinsong: Sumber air
Manayang : Pergi jauh
Mandagi : Menghiasi bunga
Mandang : Melambung tinggi
Mandey : Pandai
Manebu : Dewa peninjau
Manese : Bertindak dahulu
Mangare : Minta dibujuk
Mangempis : Merendahkan diri
Mangindaan : Tahan uji
Mangkey : Angkat
Mangowal : Pemancung
Mangundap : Berbahaya
Manimporok : Ke puncak
Manopo : Bersama datuk (opo)
Manorek : Mengganggu
Mantik : Meneliti/menulis
Mantiri : Pembuat benda halus
Mantoauw : Nubuat
Manua : Negeri
Manurip : Menyisip
Manus : Taruhan
Mapaliey : Menakuti musuh
Maramis : Menggenapi
Marentek : Tukang besi
Maringka : Berkekuatan
Masie : Tumbuhan obat
Masinambau : Tujuan pasti
Masing : Bergaram
Masoko : Pokok
Matindas : Ramping
Maukar : Menjaga
Mawei : Pembimbing
Maweru : Pembaharu
Mawikere : Teladan
Mawuntu : Kedudukan tinggi
Mekel : Lindungi
Mema : Berbuat
Mende : Pemalu
Mendur : Berguntur
Mengko : Teka-teki
Mentang : Pemutus
Mentu : Rasa
Mesak : Pendesak
Mewengkang : Pembuka jalan
Mewoh : Lemah lembut
Mince : Main
Mincelungan : Main perisai
Minder : Menderu
Mingkid : Pemberi acuan/konsep
Mogot : Penebus
Mokalu : Bersaudara
Mokolensang : Berdiam diri
Mokorimban : Pemberani
Momongan : Pemilik
Momor : Persatuan yang baik
Momuat : Pengurus jamuan
Mondigir : Meratakan
Mondong : Menyembunyikan
Mondoringin : Meratakan jalan
Mondou : Berangkat pagi
Mongi : Kuat kekar
Mongilala : Pengusir musuh
Mongisidi : Saksi dan bukti
Mongkaren : Membongkar
Mongkau : Mencari emas
Mongkol : Mematung
Mongula : Pemohon berkat
Moniaga : Kebesaran
Moninca : Pembuah ramai
Moningka : Penambah tenaga
Moniung : Menangis kecil
Mononimbar : Suka memberi
Mononutu : Pekerja tekun
Montolalu : Pembagi tugas
Montong : Pembawa
Montung : Pengangkat
Motto : Jelas
Muaya : Berani
Mudeng : Berdengung jauh
Mukuan : Mempunyai buku
Mumek : Penyelidik
Mumu : Simpanan cukup
Mundung : Bernaung
Muntu : Gunung
Muntu untu : Gunung bersusun
Muntuan : Ke gunung
Musak : Didesak
Mussu : Penjaga setia
N
Nangka : Diangkat
Nangon : Diangkat
Nangoy : Dipikul
Naray : Jimat
Nayoan : Diberi berkat
Nelwan : Tempat terbang
Nender : Gerakan
Ngala : Dirintangi
Ngangi : Di hati
Ngantung : Ditimbulkan
Ngayouw : Dmajukan
Ngion : Diperoleh
O
Ogi : Goyang
Ogot : Hakimi
Ogotan : Kena dendam
Oleng : Pikulan
Oley : Teladan
Ombeng : Kelebihan
Ombu : Cetakan rupa
Ompi : Tertutuo
Ondang : Pedang
Onsu : Jimat
Opit : Jepitan
Oroh : Perselisihan
Otay : Bertawakal
P
Paat : Pengangkat
Pai : Besar
Paila : Cukup besar
Pakasi : Pemberian
Palangiten : Sinar matahari
Palar : Tapak tangan
Palenewen : Dibenamkan
Palenteng : Peniup
Palilingan : Nasehat baik
Palit : Bekas luka
Panambunan : Timbunan besar
Panda : Pinter
Pandean : Amat pandai
Pandelaki : Pemegang bibit
Pandey : Pinter, pandai
Pandi : Penghancur
Pandong : Tenaga kuat
Pangalila : Berlebihan
Pangau : Jauh kedalam
Pangemanan : Dipercaya
Pangila : Berlebihan
Pangkerego : Suara nyaring
Pangkey : Diangkat
Pantonuwu : Tegas
Pantouw : Penolong bijaksana
Parengkuan : Kepala jimat
Paruntu : Tempat ketinggian
Paseki : Pengikat
Pasla : Tepat tujuan
Pauner : Tengah
Pele : Jimat
Pelengkahu : Emas tulen
Pendang : Pengajar
Pepah : Lemah lembut
Pesik : Pancaran bara
Pesot : Cekatan
Piay : Biasa
Pinangkaan : Tempat yang tinggi
Pinantik : Ditulis
Pinaria : Hubungan erat
Pinontoan : Menunggu
Pioh : Cucu
Piri : Semua satu
Pitong : Memungut
Pitoy : Diikuti
Podung : Dijunjung
Pola : Pengajak
Poli : Tempat suci
Polii : Pelita
Polimpong : Didewakan
Politon : Gembira selalu
Poluakan : Air berkumpul
Pomantouw : Penubuat
Ponamon : Pengasih
Pondaag : Pendamai
Pongayouw : Penghulu perang
Ponggawa : Pemberani
Pongilatan : Berkilat
Pongoh : Berisi padat
Ponosingon : Terbang
Pontoan : Menunggu
Pontoan : Menunggu
Pontoh : Pendek
Pontororing : Bercahaya
Poraweouw : Penunjukan
Porayouw : Perenang
Porong : Tudung kepala
Posumah : Pembagi
Potu : Tekun
Poyouw : Yang diberikan
Pua : Buah
Pungus : Pengawas
Punuh : Orang terdahulu
Purukan : Punya kedudukan
Pusung : Penangkal serangan
Putong : Penyelidik
R
Raintung : Daun bergerigi
Rambi : Bunyi merdu
Rambing : Bunyi suara merdu
Rambitan : Tambahan bunyi
Rampangilei : Kembar bersih
Rampen : Kelebihan
Rampengan : Berkelebihan
Ransun : Bawang
Ranti : Pedang
Rantung : Terapung
Raranta : Naik tangga
Rares : Sehat
Rarun : Sudah tua
Rasu : Penyimpan
Ratag : Terlepas
Ratu : Batu jumat
Ratulangi : Jimat dari langit
Ratumbuisang: Batu berbintik
Ratuwalangaouw: Batu berantai
Ratuwalangon: Batu panjang
Ratuwandang : Batu merah
Rau : Jauh
Rauta : Dewata
Regar : Bebas
Rei : Bebas celaka
Rembang : Burung rawa
Rembet : Berpegang teguh
Rempas : Memasak
Rengku : Tundukan
Rengkuan : Ditunduki
Rengkung : Dihormati
Repi : Pemikir
Retor : Penghalang
Rimper : Potong rata
Rindengan : Bergerigi
Rindengan : Sama-sama
Rindo-rindo : Suara gemuruh
Robot : Lebih
Rogahang : Berkeringat
Rogi : Banyak bicara
Rolangon : Berantai
Rolos : Kepala
Rombot : Dilebihi
Rompas : Penyimpan rahasia
Rompis : Pekerja baik/rukun
Rondo : Lurus
Rondonuwu : Bicara lurus
Rooro : Penggerak
Rori : Dihormati
Rorimpandey : Sempurna
Roring : Kemuliaan
Rorintulus : Cahaya
Rosok : Tepat
Ruaw : Bulan purnama
Ruidengan : Bersama
Rumagit : Menyambar
Rumambi : Membunyikan
Rumampen : Jadi satu
Rumampuk : Memutuskan
Rumayar : Mengibarkan
Rumbay : Tidak perduli
Rumende : Mendekati
Rumengan : Sejaman
Rumenser : Tetesan air
Rumimpunu : Yang dimuka
Rumincap : Berhati baik
Rumokoy : Membangunkan
Rumpesak : Kedudukan
Runturambi : Kehormatan
S
Salangka : Benda persembahan
Salendu : Banyak ide
Sambouw : Bunga kayu
Sambuaga : Bunga kayu cempaka
Sambul : Berlimpah
Sambur : Melimpah
Samola : Membesar
Sangkaeng : Paras kecil
Sangkal : Satu paras
Sarapung : Perkasa
Saraun : Sepintas remaja
Sarayar : Buka jemuran
Sariowan : Pelancong
Sarundayang : Pengiring
Saul : Lengah
Seke : Perorangan
Seko : Sentakan
Sembel : Penuh
Sembung : Bunga
Semeke : Tertawa
Senduk : Senang
Sengke : Guling
Sengkey : Pengguling
Senouw : Cepat
Sepang : Cabang jalan
Sigar : Kaya
Sigarlaki : Kekayaan
Simbar : Terbuang
Simbawa : Banyak kemauan
Sinaulan : Penasehat
Singal : Perintang musuh
Singkoh : Dibatasi
Sinolungan : Memprakarsai
Sirang : Potongan
Siwu : Penghancur musuh
Siwy : Siulan
Solang : Pedang
Somba : Pelindung
Sompi : Penyimpan rahasia
Sompotan : Meluputkan
Sondakh : Pengawas
Soputan : Letusan
Sorongan : Bergeser
Suak : Kepala
Sualang : Karunia
Suatan : Pengharapan
Sumaiku : Panjang idenya
Sumakud : Menewaskan
Sumakul : Menewaskan
Sumangkud : Terikat
Sumanti : Mempergunakan
Sumarandak : Gemerincing
Sumarauw : Pendidik
Sumele : Pembatas
Sumendap : Menyinari
Sumesei : Pengawas
Sumilat : Mengangkat
Sumlang : Main pedang
Sumolang : Memainkan pedang
Sumual : Memiliki kelebihan
Sumuan : Mengesahkan
Sundah : Tidak menetap
Sungkudon : Buah persembahan
Suot : Puas
Supit : Menjepit musuh
Surentu : Banyak bicara
Suwu : Serbu
T
Taas : Kuat
Tairas : Terangkat dari dalam
Talumepa : Berjalan didaratan
Talumewo : Perusak
Tambahani : Senang bersih
Tambalean : Menuju Barat
Tambarici : Dibelakang
Tambariki : Dibelakang
Tambayong : Gemar kekayaan
Tamburian : Itu qt p mama p fam,, cuma belum tau dp arti.. (harap sabar^^)
Tambengi : Amat cepat
Tambingon : Keliling
Tamboto : Menghias kepala
Tambun : Timbun
Tambunan : Timbunan
Tambuntuan : Puncak tinggi
Tambuwun : Menandingi
Tamon : Disayangi
Tampa : Bunga
Tampanatu : Bunga api
Tampanguma : Bunga mekar
Tampemawa : Turun kelembah
Tampenawas : Memotong daun
Tampi : Setia
Tampinongkol: Suka berkelahi
Tandayu : Pemuji
Tangka : Amat tinggi
Tangkere : Teladan
Tangkow : Nyanyian
Tangkudung : Perisai pelindung
Tangkulung : Perisai pelinding
Tanod : Tambu
Tanor : Tambur
Tanos : Teratur
Tarandung : Jalan
Taroreh : Diangkat
Taulu : Dijunjung
Tawas : Penawar mujarab
Tendean : Tempat berpijak
Tengges : Tempat memasak
Tenggor : Menghilang
Tengker : Bergemuruh
Terok : Pedagang keliling
Tidayoh : Senang dihormati
Tiendas : Berkurang
Tikoalu : Penakluk
Tikonuwu : Pandai bicara
Tilaar : Kerinduan
Timbuleng : Pemikul
Timpal : Persekutuan
Tinangon : Terangkat
Tindengen : Pemalu
Tintingon : Melambung
Tirayoh : Senang dihormati
Tiwa : Menaiki puncak
Tiwow : Berniat
Toalu : Didepan
Todar : Bertahan
Togas : Pantang surut
Tololiu : Penghambat
Tombeng : Secepat angin
Tombokan : Berkelebihan
Tombokan : Pemukul akhir
Tompodung : Dijunjung
Tompunu : Membuyarkan musuh
Tongkeles : Percepat
Tooi : Pengikut
Torar : Biasa matahari
Torek : Berkekurangan
Towo : Dari atas
Tuegeh : Tumpukan
Tuera : Perintah
Tulandi : Pemecah batu
Tular : Penasehat
Tulenan : Tetap tolong
Tulung : Pandai menolong
Tulus : Penengah
Tulusan : Menengahi
Tumanduk : Pelindung
Tumangkeng : Merombak
Tumatar : Kebiasaan
Tumbei : Berkat
Tumbelaka : Diberkati
Tumbol : Penopang
Tumbuan : Kaya
Tumembouw : Berteman
Tumengkol : Penahan
Tumewu : Melenyapkan
Tumilaar : Yang dirindukan
Tumilesar : Telentang
Tumimomor : Tempat yang baik
Tumiwa : Ingatan
Tumiwang : Mengingat
Tumober : Hadiah
Tumondo : Tujuan pasti
Tumonggor : Disiapkan
Tumundo : Pembawa terang
Tumurang : Pemberi bibit
Tumuyu : Yang dituju
Tunas : Asli
Tundalangi : Tatapan dari langit
Tungka : Terangkat
Turang : Menopang
Turangan : Berkelebihan
Tuwaidan : Lengkap
Tuyu : Penunjuk
Tuyuwale : Menuju rumah
U
Uguy : Pembawa rejeki
Ukus : Kurang gemuk
Ulaan : Ditakuti
Umbas : Kuat bersih
Umboh : Penolak bahaya
Umpel : Menyenangkan
Undap : Cahaya sinar
Unsulangi : Diatas
Untu : Gunung
W
Waani : Pahlawan
Wagei : Tertarik
Wagiu : Cantik/rupawan
Waha : Bara api
Wahon : Moga-moga
Wakari : Teman serumah
Wala : Cahaya
Walalangi : Cahaya dari langit
Walanda : Cahaya berlalu
Walandouw : Cahaya siang
Walangitan : Cahaya kilat
Walean : Komplek rumah
Walebangko : Rumah besar
Walelang : Rumah tinggi
Waleleng : Rumah tersendiri
Walian : Dukun
Walintukan : Taufan
Waluyan : Lewat
Wanei : Prajurit
Wangania : Buat sekarang
Wangko : Besar
Wantah : Patokan
Wantania : Patokan tetap
Wantasen : Yang jadi patokan
Wariki : Pendidik
Watah : Berani
Watti : Nubut
Watugigir : Batu licin
Watuna : Biji bersih
Watung : Timbul terus
Watupongoh : Teguh
Waturandang : Batu merah
Watuseke : Berani
Wauran : Cabut pilihan
Wawoh : Ketinggian
Wawointama : Cita-cita tinggi
Wawolangi : Di ketinggian
Wawolumaya : Diatas puncak
Waworuntu : Diatas gunung
Weku : Penasehat
Welong : Kurang daya
Welong : Pemikul
Wenas : Penyembuh
Wenur : Persembahan
Weol : Penasehat
Wetik : Berperan
Wilar : Pembuka
Winerungan : Menghiasi
Winokan : Men coba
Woimbon : Bercahaya
Wokas : Penyelidik
Wola : Cahaya
Wondal : Jimat
Wongkar : Membangun
Wonok : Peruntuk
Wonte : Kuat teguh
Wooy : Hujan rahmat
Worang : Kuat ikatan
Worotikan : Pancarana api
Wotulo : Pembersih
Wowilang : Pendorong
Wowor : Obat kesohor
Wuisan : Pengusir
Wuisang : Mengusir
Wulur : Puncak
Wungkana : Gelang jimat
Wungow : Bicara seenaknya
Wuntu : Gunung
Wurangian : Pemarah
Wuwung : Kelebihan
Wuwungan : Diatas atap
Abutan : Pembersih/an dari rumput liar
Adam : Tenang
Agou : Anoa
Akai : Penjaga
Aling : Pembawa
Alui : Pelipur lara
Amoi : Teman sekerja
Andu : Tempat bersenang
Anes : Tawakal
Angkouw : Keemasan
Anis : Penghalau
Antou : Nama kembang
Arina : Tiang tengah
Assah : Pembuka jalan
Awondatu : Yang dikehendaki
Awui : Senang
B
Batas : Pemutus
Bella : Pasukan
Bokau : Bibit emas
Bokong : Mengikat
Bolang : Penangkap ikan
Bolung : Perisai
Bororing : Pembuat roreng
Boyoh : Pendamai
Buyung : Penurut
D
Damongilala: Benteng
Damopoli : Jujur dan adil
Dapu : Mematahkan
Datu : Pemimpin
Datumbanua : Kepala Walak/ kepala kampung
Dayoh : Karunia
Dededaka : Panah lidi hitam
Dendeng : Suara yang terang
Dengah : Hakim
Dewat : Menyeberangi
Dien : Dihiasi
Dimpudus : Cerdik kepalanya
Dipan : Ukuran depa
Dompis : Pekerja baik
Dondo : Prinsip
Dondokambei : Prinsip tetap
Donsu : Jimat penolak
Doodoh : Penggerak
Doringin : Penari
Dotulong : Pahlawan besar
Dumais : Menggenapi
Dumanauw : Pemenang
Dumbi : Didepan
Dungus : Berkedudukan
Dusaw : Pembuka
E
Egam : Menjaga
Egetan : Lonceng kecil
Ekel : Lirikan
Elean : Arah barat
Eman : Dipercaya
Emor : Lengkap
Endei : Dekat
Engka : Pegang
Enoch : Pilihan
Ering : Kurang besar
G
Ganda : Bambu besar
Gerung : Bunga ukiran
Gerungan : Bunga-bunga ukiran
Gigir : Mengikis rata
Gimon : Rupa yang indah
Girot : Pemutus
Goni : Cerdik
Goniwala : Cerdik akal
Gonta : Langkah
Gosal : Timbunan
Gumalag : Menanduk
Gumansing: Pembujuk
Gumion : Pegangan
I
Ilat : Menunggu
Imbar : Yang dibuang
Inarai : Baju jimat
Ingkiriwang : Dari angkasa
Inolatan : Pegang tangan
Intama : Pembawa
Item : Hitam
K
Kaat : Penglihatan
Kaawoan : Mampu kerja
Kaendo : Teman mapalus
Kaeng : Sempit
Kaes : Menyiram
Kainde : Ditakuti
Kairupan : Kekuatan
Kalalo : Amat berani
Kalangi : Dari langit
Kalempou : Mengunjungi
Kalempouw : Kawan baik
Kalengkongan: Tepat berjatuhan
Kalesaran : Pusat segala usaha
Kalici : Mempesona
Kaligis : Sama keluarga
Kalitow : Keluarga Litow
Kaloh : Sahabat setia
Kalonta : Perisai kayu
Kalumata : Pedang perang
Kamagi : Bunga hias
Kambey : Bunga hias
Kambong : Obor
Kamu : Pegang teguh
Kandio : Amat kecil berarti
Kandou : Bintang pagi
Kapantouw : Pembuat
Kaparang : Pandai mengukir
Kapele : Amat tegas
Kapoh : Pemuja
Kapoyos : Dukun pijat
Karamoy : Penunjuk
Karau : Antara
Karinda : Kawan serumah
Karundeng : Pengusut
Karuyan ; Di kejauhan
Karwur : Subur
Kasenda : Kawan sehidangan
Katopo : Keturunan opo
Katuuk : Pemegang rahasia
Kaunang : Cerdik
Kawatu : Pendirian teguh
Kawengian : Bintang sore
Kawilarang : Diatas terbuka
Kawulusan : Benteng
Kawung : Tersusun keatas
Kawuwung : Berkelebihan
Keincem : Penyimpan rahasia
Kekung : Pedang perisai
Keles : Bayi
Kelung : Perisah
Kembal : Agak lemah
Kembau : Kurang kuat
Kembuan : Sumber
Kenap : Genapkan
Kepel : Penakluk
Kerap : Seiring
Kere : Testa
Kesek : Penuh sesak
Kewas : Tumbuhan
Khodong : Kecil, menentukan
Kilapong : Batu kilat
Kindangen : Yang diberkati
Kirangen : Dimalui
Kiroiyan : Pengembara
Kodongan : Mengecil
Kojongian : Penggeleng kepala
Koleangan : Pemain
Kolibu : Banyak bekerja
Koloday : Saudara lelaki
Koly : Suka kerja
Komaling : Pembawa
Komaling : Penghormat
Kondoi : Lurus kedudukannya
Kontul : Kerja sendiri
Kopalit : Pendamai
Koraah : Suka panas matahari
Korah : Suka panas matahari
Korengkeng : Penakluk
Korompis : Hasil kerja yang baik
Koropitan : Penghukum
Korouw : Perkasa
Korua : Membagi dua
Kotambunan : Penimbun
Kountud : Kerja sendiri
Kowaas : Penggemar barang kuno
Kowonbon : Tahan uji
Kowu : Penempah
Kowulur : Ke gunung
Koyansouw : Pengipas
Kuhu : Menampakkan
Kulit : Kecukupan
Kullit : Cukup
Kumaat : Melihat
Kumaunang : Penyelidik cerdik
Kumayas : Membongkar
Kumendong : Pengumpul tenaga
Kumolontang : Melompat keliling
Kumontoy : Lurus hati
Kupon : Diharapkan
Kusen : Penutup
Kusoi : Cerdik
L
Lala : Berjalan
Lalamentik : Semut api
Lalowang : Perlumba
Lalu : Pendesak
Laluyan : Melintasi
Lambogia : Paras jernih
Lampah : Tak seimbang
Lampus : Tembus
Lanes : Kurang semangat
Langelo : Menapis
Langi : Tinggi
Langitan : Tinggian
Langkai : Dihormati
Languyu : Tanpa tujuan
Lantang : Berharga
Lantu : Penentu
Laoh : Manis
Lapian : Teladan
Lasut : Pemikir cerdas
Legi : Menipis
Legoh : Penelan manis pahit
Lembong : Pembalas budi
Lempas : Kedudukan
Lempou : Kunjungan
Lengkey : Dimuliakan
Lengkoan : Penghalang
Lengkong : Pendidik
Lensun : Diharapkan
Leong : Main
Lepar : Tujuan
Lesar : Halaman
Lewu : Tersendiri
Liando : Penimbang
Limbat : Berganti
Limbong : Ingat budi
Limpele : Penurut
Lincewas : Tumbuhan obat
Lintang : Bunyi-bunyian
Lintong : Pusat persoalan
Liogu : Jernih
Litow : Tinggi
Liu : Bijaksana
Liwe : Air mata
Loho : Perindu
Loing : Pengawas
Lolombulan : Bulan purnama
Lolong : Bulan
Lomboan : Lemparan keatas
Lompoliu : Pengajar
Lonan : Ramah
Londa : Perahu
Londok : Tinggi
Longdong : Penjaga
Lontaan : Pembuka jalan
Lontoh : Tinggi keatas
Losung : Pendesak
Lowai : Bayi lelaki
Lowing : Mengawasi
Ludong : Kepala negeri
Lumanau : Biasa berenang
Lumangkun : Penyimpan rahasia
Lumatau : Berpengetahuan
Lumempouw : Meliwati
Lumenta : Terbit
Lumentut : Bukti
Lumi : Meminggir
Lumingas : Membersihkan
Lumingkewas : Tepat dlm segala hal
Lumintang : Menunggalkan
Luminuut : Berpeluh
Lumoindong : Melindungi
Lumondong : Berlindung
Lumowa : Melewati
Lumunon : Muka bercahaya
Luntungan : Memiliki jambul
Lutulung : Penolong
M
Maengkom : Penakluk
Maengkong : Mendidik
Mailangkai : Yang ditinggikan
Mailoor : Disenangi
Maindoka : Kecukupan
Mainsouw : Bersaudara 9
Mait : Obat pahit
Makadada : Memuaskan
Makal : Penutup lubang
Makaley : Melindungi/menutup
Makaliwe : Air mata
Makangares : Mengharap
Makaoron : Mengulung musuh
Makarawis : Puncak gunung
Makarawung : Tinggi usaha
Makatuuk : Hidup sentosa
Makawalang : Orang kaya
Makawulur : Dihormati
Makiolol : Selalu ikut
Makisanti : Dengan pedang
Malingkas : Tetap berada
Mamahit : Dukun obat pahit
Mamangkey : Pengangkat
Mamantouw : Penubuat
Mamanua : Pembuka negeri
Mamarimbing : Pemberi kesuburan
Mamba : Ditetapkan
Mambo : Penetapan
Mambu : Pemberi supa
Mamengko : Pemberi teka-teki
Mamentu : Pemberi rasa
Mamesah : Pembuka rahasia
Mamoto : Penjelasan
Mamuaya : Pemberi
Mamuntu : Mencapai puncak
Mamusung : Penangkal
Manalu : Ditingkatkan
Manampiring : Membuat jalan
Manangkod : Menahan musuh
Manapa : Pertanyaan
Manarisip : Membetulkan
Manaroinsong: Sumber air
Manayang : Pergi jauh
Mandagi : Menghiasi bunga
Mandang : Melambung tinggi
Mandey : Pandai
Manebu : Dewa peninjau
Manese : Bertindak dahulu
Mangare : Minta dibujuk
Mangempis : Merendahkan diri
Mangindaan : Tahan uji
Mangkey : Angkat
Mangowal : Pemancung
Mangundap : Berbahaya
Manimporok : Ke puncak
Manopo : Bersama datuk (opo)
Manorek : Mengganggu
Mantik : Meneliti/menulis
Mantiri : Pembuat benda halus
Mantoauw : Nubuat
Manua : Negeri
Manurip : Menyisip
Manus : Taruhan
Mapaliey : Menakuti musuh
Maramis : Menggenapi
Marentek : Tukang besi
Maringka : Berkekuatan
Masie : Tumbuhan obat
Masinambau : Tujuan pasti
Masing : Bergaram
Masoko : Pokok
Matindas : Ramping
Maukar : Menjaga
Mawei : Pembimbing
Maweru : Pembaharu
Mawikere : Teladan
Mawuntu : Kedudukan tinggi
Mekel : Lindungi
Mema : Berbuat
Mende : Pemalu
Mendur : Berguntur
Mengko : Teka-teki
Mentang : Pemutus
Mentu : Rasa
Mesak : Pendesak
Mewengkang : Pembuka jalan
Mewoh : Lemah lembut
Mince : Main
Mincelungan : Main perisai
Minder : Menderu
Mingkid : Pemberi acuan/konsep
Mogot : Penebus
Mokalu : Bersaudara
Mokolensang : Berdiam diri
Mokorimban : Pemberani
Momongan : Pemilik
Momor : Persatuan yang baik
Momuat : Pengurus jamuan
Mondigir : Meratakan
Mondong : Menyembunyikan
Mondoringin : Meratakan jalan
Mondou : Berangkat pagi
Mongi : Kuat kekar
Mongilala : Pengusir musuh
Mongisidi : Saksi dan bukti
Mongkaren : Membongkar
Mongkau : Mencari emas
Mongkol : Mematung
Mongula : Pemohon berkat
Moniaga : Kebesaran
Moninca : Pembuah ramai
Moningka : Penambah tenaga
Moniung : Menangis kecil
Mononimbar : Suka memberi
Mononutu : Pekerja tekun
Montolalu : Pembagi tugas
Montong : Pembawa
Montung : Pengangkat
Motto : Jelas
Muaya : Berani
Mudeng : Berdengung jauh
Mukuan : Mempunyai buku
Mumek : Penyelidik
Mumu : Simpanan cukup
Mundung : Bernaung
Muntu : Gunung
Muntu untu : Gunung bersusun
Muntuan : Ke gunung
Musak : Didesak
Mussu : Penjaga setia
N
Nangka : Diangkat
Nangon : Diangkat
Nangoy : Dipikul
Naray : Jimat
Nayoan : Diberi berkat
Nelwan : Tempat terbang
Nender : Gerakan
Ngala : Dirintangi
Ngangi : Di hati
Ngantung : Ditimbulkan
Ngayouw : Dmajukan
Ngion : Diperoleh
O
Ogi : Goyang
Ogot : Hakimi
Ogotan : Kena dendam
Oleng : Pikulan
Oley : Teladan
Ombeng : Kelebihan
Ombu : Cetakan rupa
Ompi : Tertutuo
Ondang : Pedang
Onsu : Jimat
Opit : Jepitan
Oroh : Perselisihan
Otay : Bertawakal
P
Paat : Pengangkat
Pai : Besar
Paila : Cukup besar
Pakasi : Pemberian
Palangiten : Sinar matahari
Palar : Tapak tangan
Palenewen : Dibenamkan
Palenteng : Peniup
Palilingan : Nasehat baik
Palit : Bekas luka
Panambunan : Timbunan besar
Panda : Pinter
Pandean : Amat pandai
Pandelaki : Pemegang bibit
Pandey : Pinter, pandai
Pandi : Penghancur
Pandong : Tenaga kuat
Pangalila : Berlebihan
Pangau : Jauh kedalam
Pangemanan : Dipercaya
Pangila : Berlebihan
Pangkerego : Suara nyaring
Pangkey : Diangkat
Pantonuwu : Tegas
Pantouw : Penolong bijaksana
Parengkuan : Kepala jimat
Paruntu : Tempat ketinggian
Paseki : Pengikat
Pasla : Tepat tujuan
Pauner : Tengah
Pele : Jimat
Pelengkahu : Emas tulen
Pendang : Pengajar
Pepah : Lemah lembut
Pesik : Pancaran bara
Pesot : Cekatan
Piay : Biasa
Pinangkaan : Tempat yang tinggi
Pinantik : Ditulis
Pinaria : Hubungan erat
Pinontoan : Menunggu
Pioh : Cucu
Piri : Semua satu
Pitong : Memungut
Pitoy : Diikuti
Podung : Dijunjung
Pola : Pengajak
Poli : Tempat suci
Polii : Pelita
Polimpong : Didewakan
Politon : Gembira selalu
Poluakan : Air berkumpul
Pomantouw : Penubuat
Ponamon : Pengasih
Pondaag : Pendamai
Pongayouw : Penghulu perang
Ponggawa : Pemberani
Pongilatan : Berkilat
Pongoh : Berisi padat
Ponosingon : Terbang
Pontoan : Menunggu
Pontoan : Menunggu
Pontoh : Pendek
Pontororing : Bercahaya
Poraweouw : Penunjukan
Porayouw : Perenang
Porong : Tudung kepala
Posumah : Pembagi
Potu : Tekun
Poyouw : Yang diberikan
Pua : Buah
Pungus : Pengawas
Punuh : Orang terdahulu
Purukan : Punya kedudukan
Pusung : Penangkal serangan
Putong : Penyelidik
R
Raintung : Daun bergerigi
Rambi : Bunyi merdu
Rambing : Bunyi suara merdu
Rambitan : Tambahan bunyi
Rampangilei : Kembar bersih
Rampen : Kelebihan
Rampengan : Berkelebihan
Ransun : Bawang
Ranti : Pedang
Rantung : Terapung
Raranta : Naik tangga
Rares : Sehat
Rarun : Sudah tua
Rasu : Penyimpan
Ratag : Terlepas
Ratu : Batu jumat
Ratulangi : Jimat dari langit
Ratumbuisang: Batu berbintik
Ratuwalangaouw: Batu berantai
Ratuwalangon: Batu panjang
Ratuwandang : Batu merah
Rau : Jauh
Rauta : Dewata
Regar : Bebas
Rei : Bebas celaka
Rembang : Burung rawa
Rembet : Berpegang teguh
Rempas : Memasak
Rengku : Tundukan
Rengkuan : Ditunduki
Rengkung : Dihormati
Repi : Pemikir
Retor : Penghalang
Rimper : Potong rata
Rindengan : Bergerigi
Rindengan : Sama-sama
Rindo-rindo : Suara gemuruh
Robot : Lebih
Rogahang : Berkeringat
Rogi : Banyak bicara
Rolangon : Berantai
Rolos : Kepala
Rombot : Dilebihi
Rompas : Penyimpan rahasia
Rompis : Pekerja baik/rukun
Rondo : Lurus
Rondonuwu : Bicara lurus
Rooro : Penggerak
Rori : Dihormati
Rorimpandey : Sempurna
Roring : Kemuliaan
Rorintulus : Cahaya
Rosok : Tepat
Ruaw : Bulan purnama
Ruidengan : Bersama
Rumagit : Menyambar
Rumambi : Membunyikan
Rumampen : Jadi satu
Rumampuk : Memutuskan
Rumayar : Mengibarkan
Rumbay : Tidak perduli
Rumende : Mendekati
Rumengan : Sejaman
Rumenser : Tetesan air
Rumimpunu : Yang dimuka
Rumincap : Berhati baik
Rumokoy : Membangunkan
Rumpesak : Kedudukan
Runturambi : Kehormatan
S
Salangka : Benda persembahan
Salendu : Banyak ide
Sambouw : Bunga kayu
Sambuaga : Bunga kayu cempaka
Sambul : Berlimpah
Sambur : Melimpah
Samola : Membesar
Sangkaeng : Paras kecil
Sangkal : Satu paras
Sarapung : Perkasa
Saraun : Sepintas remaja
Sarayar : Buka jemuran
Sariowan : Pelancong
Sarundayang : Pengiring
Saul : Lengah
Seke : Perorangan
Seko : Sentakan
Sembel : Penuh
Sembung : Bunga
Semeke : Tertawa
Senduk : Senang
Sengke : Guling
Sengkey : Pengguling
Senouw : Cepat
Sepang : Cabang jalan
Sigar : Kaya
Sigarlaki : Kekayaan
Simbar : Terbuang
Simbawa : Banyak kemauan
Sinaulan : Penasehat
Singal : Perintang musuh
Singkoh : Dibatasi
Sinolungan : Memprakarsai
Sirang : Potongan
Siwu : Penghancur musuh
Siwy : Siulan
Solang : Pedang
Somba : Pelindung
Sompi : Penyimpan rahasia
Sompotan : Meluputkan
Sondakh : Pengawas
Soputan : Letusan
Sorongan : Bergeser
Suak : Kepala
Sualang : Karunia
Suatan : Pengharapan
Sumaiku : Panjang idenya
Sumakud : Menewaskan
Sumakul : Menewaskan
Sumangkud : Terikat
Sumanti : Mempergunakan
Sumarandak : Gemerincing
Sumarauw : Pendidik
Sumele : Pembatas
Sumendap : Menyinari
Sumesei : Pengawas
Sumilat : Mengangkat
Sumlang : Main pedang
Sumolang : Memainkan pedang
Sumual : Memiliki kelebihan
Sumuan : Mengesahkan
Sundah : Tidak menetap
Sungkudon : Buah persembahan
Suot : Puas
Supit : Menjepit musuh
Surentu : Banyak bicara
Suwu : Serbu
T
Taas : Kuat
Tairas : Terangkat dari dalam
Talumepa : Berjalan didaratan
Talumewo : Perusak
Tambahani : Senang bersih
Tambalean : Menuju Barat
Tambarici : Dibelakang
Tambariki : Dibelakang
Tambayong : Gemar kekayaan
Tamburian : Itu qt p mama p fam,, cuma belum tau dp arti.. (harap sabar^^)
Tambengi : Amat cepat
Tambingon : Keliling
Tamboto : Menghias kepala
Tambun : Timbun
Tambunan : Timbunan
Tambuntuan : Puncak tinggi
Tambuwun : Menandingi
Tamon : Disayangi
Tampa : Bunga
Tampanatu : Bunga api
Tampanguma : Bunga mekar
Tampemawa : Turun kelembah
Tampenawas : Memotong daun
Tampi : Setia
Tampinongkol: Suka berkelahi
Tandayu : Pemuji
Tangka : Amat tinggi
Tangkere : Teladan
Tangkow : Nyanyian
Tangkudung : Perisai pelindung
Tangkulung : Perisai pelinding
Tanod : Tambu
Tanor : Tambur
Tanos : Teratur
Tarandung : Jalan
Taroreh : Diangkat
Taulu : Dijunjung
Tawas : Penawar mujarab
Tendean : Tempat berpijak
Tengges : Tempat memasak
Tenggor : Menghilang
Tengker : Bergemuruh
Terok : Pedagang keliling
Tidayoh : Senang dihormati
Tiendas : Berkurang
Tikoalu : Penakluk
Tikonuwu : Pandai bicara
Tilaar : Kerinduan
Timbuleng : Pemikul
Timpal : Persekutuan
Tinangon : Terangkat
Tindengen : Pemalu
Tintingon : Melambung
Tirayoh : Senang dihormati
Tiwa : Menaiki puncak
Tiwow : Berniat
Toalu : Didepan
Todar : Bertahan
Togas : Pantang surut
Tololiu : Penghambat
Tombeng : Secepat angin
Tombokan : Berkelebihan
Tombokan : Pemukul akhir
Tompodung : Dijunjung
Tompunu : Membuyarkan musuh
Tongkeles : Percepat
Tooi : Pengikut
Torar : Biasa matahari
Torek : Berkekurangan
Towo : Dari atas
Tuegeh : Tumpukan
Tuera : Perintah
Tulandi : Pemecah batu
Tular : Penasehat
Tulenan : Tetap tolong
Tulung : Pandai menolong
Tulus : Penengah
Tulusan : Menengahi
Tumanduk : Pelindung
Tumangkeng : Merombak
Tumatar : Kebiasaan
Tumbei : Berkat
Tumbelaka : Diberkati
Tumbol : Penopang
Tumbuan : Kaya
Tumembouw : Berteman
Tumengkol : Penahan
Tumewu : Melenyapkan
Tumilaar : Yang dirindukan
Tumilesar : Telentang
Tumimomor : Tempat yang baik
Tumiwa : Ingatan
Tumiwang : Mengingat
Tumober : Hadiah
Tumondo : Tujuan pasti
Tumonggor : Disiapkan
Tumundo : Pembawa terang
Tumurang : Pemberi bibit
Tumuyu : Yang dituju
Tunas : Asli
Tundalangi : Tatapan dari langit
Tungka : Terangkat
Turang : Menopang
Turangan : Berkelebihan
Tuwaidan : Lengkap
Tuyu : Penunjuk
Tuyuwale : Menuju rumah
U
Uguy : Pembawa rejeki
Ukus : Kurang gemuk
Ulaan : Ditakuti
Umbas : Kuat bersih
Umboh : Penolak bahaya
Umpel : Menyenangkan
Undap : Cahaya sinar
Unsulangi : Diatas
Untu : Gunung
W
Waani : Pahlawan
Wagei : Tertarik
Wagiu : Cantik/rupawan
Waha : Bara api
Wahon : Moga-moga
Wakari : Teman serumah
Wala : Cahaya
Walalangi : Cahaya dari langit
Walanda : Cahaya berlalu
Walandouw : Cahaya siang
Walangitan : Cahaya kilat
Walean : Komplek rumah
Walebangko : Rumah besar
Walelang : Rumah tinggi
Waleleng : Rumah tersendiri
Walian : Dukun
Walintukan : Taufan
Waluyan : Lewat
Wanei : Prajurit
Wangania : Buat sekarang
Wangko : Besar
Wantah : Patokan
Wantania : Patokan tetap
Wantasen : Yang jadi patokan
Wariki : Pendidik
Watah : Berani
Watti : Nubut
Watugigir : Batu licin
Watuna : Biji bersih
Watung : Timbul terus
Watupongoh : Teguh
Waturandang : Batu merah
Watuseke : Berani
Wauran : Cabut pilihan
Wawoh : Ketinggian
Wawointama : Cita-cita tinggi
Wawolangi : Di ketinggian
Wawolumaya : Diatas puncak
Waworuntu : Diatas gunung
Weku : Penasehat
Welong : Kurang daya
Welong : Pemikul
Wenas : Penyembuh
Wenur : Persembahan
Weol : Penasehat
Wetik : Berperan
Wilar : Pembuka
Winerungan : Menghiasi
Winokan : Men coba
Woimbon : Bercahaya
Wokas : Penyelidik
Wola : Cahaya
Wondal : Jimat
Wongkar : Membangun
Wonok : Peruntuk
Wonte : Kuat teguh
Wooy : Hujan rahmat
Worang : Kuat ikatan
Worotikan : Pancarana api
Wotulo : Pembersih
Wowilang : Pendorong
Wowor : Obat kesohor
Wuisan : Pengusir
Wuisang : Mengusir
Wulur : Puncak
Wungkana : Gelang jimat
Wungow : Bicara seenaknya
Wuntu : Gunung
Wurangian : Pemarah
Wuwung : Kelebihan
Wuwungan : Diatas atap
Senin, 09 April 2012
Selamat Paskah 2012..

Cinta membuat seorang Raja bertindak nekat, untuk mendapatkan Cinta, Dia memakai baju rakyat jelata bahkan Ia menjadi hamba. Melihat tindakan-Nya, orang orang mengatakan Dia sudah GILA, ada juga yang mengatakan Dia kerasukan Setan, Sebagian orang mengatakan Dia tidak tahu malu mungkin g waras. lebih aneh lagi Dia tidak mau mengakui diri-Nya saat Dia ditangkap. Lihat!! Dia jadi tontonan banyak orang, Dia dicaci maki oleh orang yang dicintai-Nya, ow!! Dia diludahi, ditampar pula wajah-Nya... waw!! ap lagi yang akan dilakukan oleh orang2 yg dicintai-Nya?!apa!! mereka menggantung Dia? kejam sekali mereka.. Hei lihat! Dia membuka mulutNya, ap yang dikatakanNya; "Aku lebih baik mati dari pada hidup tanpamu". Luaaaar biasa ... Adakah cinta yang sebesar ini di Dunia? itulah yg YESUS lakukan untuk kita. .GBU.
Sabtu, 07 April 2012
7 PERKATAAN TERAKHIR YESUS KRISTUS DI KAYU SALIB ..

Perkataan pertama - ucapan pengampunan
* Lukas 23:34
LAI TB, Yesus berkata: 'Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat.' Dan mereka membuang undi untuk membagi pakaian-Nya.
KJV, Then said Jesus, Father, forgive them; for they know not what they do. And they parted his raiment, and cast lots.
The Orthodox Jewish Brit Chadasha, But Rebbe Melech HaMoshiach was saying, "Abba, grant selicha to them, for they have no da'as of what they are doing." And dividing up his garments, VAPPILU GORAL.
TR, ο δε ιησους ελεγεν πατερ αφες αυτοις ου γαρ οιδασιν τι ποιουσιν διαμεριζομενοι δε τα ιματια αυτου εβαλον κληρον
Translit Interlinear, ho de {dan} iêsous {Yesus} elegen {Dia berkata} pater {wahai Bapa} aphes {ampunilah Engkau} autois {kepada mereka} ou {tidak} gar {karena} oidasin {mereka sudah mengetahui} ti {apa} poiousin {mereka berbuat} diamerizomenoi {membagi-bagi} de {dan} ta himatia {jubah} autou {-Nya} ebalon {mereka melempar} klêron {undi}
Perkataan kedua - ucapan keselamatan
* Lukas 23:43
LAI TB, Kata Yesus kepadanya: 'Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus.'
KJV, And Jesus said unto him, Verily I say unto thee, To day shalt thou be with me in paradise.
The Orthodox Jewish Brit Chadasha, And Rebbe, Melech HaMoshiach said to him, "Omein I say to you, hayom with me you will be in Gan-Eden."
TR, και ειπεν αυτω ο ιησους αμην λεγω σοι σημερον μετ εμου εση εν τω παραδεισω
Translit Interlinear, kai {dan} eipen {Dia berkata} autô {kepadanya} ho iêsous {Yesus} amên {Amin} legô {Aku berkata} soi {kepadamu} sêmeron {hari ini} met {bersama} emou {Aku} esê {engkau akan ada} en {di dalam} tô paradeisô {Firdaus}
Perkataan ketiga - ucapan kasih
* Yohanes 19:26
LAI TB, Ketika Yesus melihat ibu-Nya dan murid yang dikasihi-Nya di sampingnya, berkatalah Ia kepada ibu-Nya: 'Ibu, inilah, anakmu!'
KJV, When Jesus therefore saw his mother, and the disciple standing by, whom he loved, he saith unto his mother, Woman, behold thy son!
The Orthodox Jewish Brit Chadasha, Rebbe, Melech HaMoshiach, therefore, having seen his Em and the talmid haahuv having stood by, says to his Em, "Isha, hinei your ben!"
TR, ιησους ουν ιδων την μητερα και τον μαθητην παρεστωτα ον ηγαπα λεγει τη μητρι αυτου γυναι ιδου ο υιος σου
Translit Interlinear, iêsous {Yesus} oun {oleh karena itu} idôn {melihat} tên mêtera {ibu} kai {dan} ton mathêtên {murid} parestôta {berdiri} hon {yang} êgapa {Dia mengasihi} legei {Dia berkata} tê mêtri {kepada ibu} autou {-Nya} gunai {wahai perempuan} idou {lihatlah engkau} ho huios {anak} sou {-mu}
* Yohanes 19:27
LI TB, Kemudian kata-Nya kepada murid-murid-Nya: 'Inilah ibumu!' Dan sejak saat itu murid itu menerima dia di dalam rumahnya.
KJV, Then saith he to the disciple, Behold thy mother! And from that hour that disciple took her unto his own home.
The Orthodox Jewish Brit Chadasha, Then Rebbe, Melech HaMoshiach says to the talmid haahuv, "Hinei, Emmecha! " And from that sha'ah the talmid took her into his own bais.
TR, ειτα λεγει τω μαθητη ιδου η μητηρ σου και απ εκεινης της ωρας ελαβεν αυτην ο μαθητης εις τα ιδια
Translit Interlinear, eita {kemudian} legei {Dia berkata} tô mathêtê {kepada murid} idou {lihatlah engkau} hê mêtêr {ibu} sou {-mu} kai {dan} ap {dari} ekeinês {itu} tês hôras {jam} elaben {ia menerima} autên {-nya} ho mathêtês {murid} eis {ke dalam} ta idia {miliknya}
Perkataan keempat - ucapan penderitaan rohani
* Matius 27:46
LAI TB, Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: 'Eli, Eli, lama sabakhtani?' Artinya: Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?'
KJV, And about the ninth hour Jesus cried with a loud voice, saying, Eli, Eli, lama sabachthani? that is to say, My God, my God, why hast thou forsaken me?
The Orthodox Jewish Brit Chadasha, And about the ninth hour, Rebbe, Melech HaMoshiach cried out with a kol gadol, saying "Eli, Eli, lema sabachthani! that is, "My G-d, my G-d, why hast thou forsaken me?"
TR, περι δε την εννατην ωραν ανεβοησεν ο ιησους φωνη μεγαλη λεγων ηλι ηλι λαμα σαβαχθανι τουτ εστιν θεε μου θεε μου ινατι με εγκατελιπες
Translit Interlinear, peri {sekitar} de {dan} tên ennatên {kesembilan} hôran {jam} aneboêsen {Dia berseru} ho iêsous {Yesus} phônê {dengan suara} megalê {yang nyaring} legôn {berkata} êli {Eli} êli {Eli} lama {Lama} sabakhthani {Sabakhtani} tout {yang} estin {adalah} thee {wahai Allah} mou {-Ku} thee {wahai Allah} mou {-Ku} hinati {mengapa} me {-Ku} egkatelipes {Engkau meninggalkan}"
* Markus 15:34
LAI TB, Dan pada jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: 'Eloi, Eloi, lama sabakhtani?', yang berarti: Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?'
KJV, And at the ninth hour Jesus cried with a loud voice, saying, Eloi, Eloi, lama sabachthani? which is, being interpreted, My God, my God, why hast thou forsaken me?
The Orthodox Jewish Brit Chadasha, And at the ninth hour, Rebbe, Melech HaMoshiach cried out in a kol gadol, "Eloi, Eloi lamah sabachthani? " which means, being translated, "ELI ELI LAMAH AZAVTANI? ("My G-d, my G-d, why have you forsaken me?")
TR, και τη ωρα τη εννατη εβοησεν ο ιησους φωνη μεγαλη λεγων ελωι ελωι λαμμα σαβαχθανι ο εστιν μεθερμηνευομενον ο θεος μου ο θεος μου εις τι με εγκατελιπες
Translit Interlinear, kai {dan} tê hôra {jam} tê ennatê {kesembilan} eboêsen {Dia berseru} ho iêsous {Yesus} phônê {dengan suara} megalê {yang nyaring} legôn {berkata} elôi {Eloi} elôi {Eloi} lamma {Lama} sabakhthani {Sabakhtani} ho {yang} estin {ia adalah} methermêneuomenon {diterjemahkan} ho theos {Allah} mou {-Ku} ho theos {Allah} mou {-Ku} eis {untuk} ti {apa} me {-Ku} egkatelipes {Engkau meninggalkan}"
Perkataan kelima - ucapan penderitaan jasmani
* Yohanes 19:28
LAI TB, Sesudah itu, karena Yesus tahu, bahwa segala sesuatu telah selesai, berkatalah Ia-supaya genaplah yang ada tertulis dalam Kitab Suci-:'Aku haus!'
KJV, After this, Jesus knowing that all things were now accomplished, that the scripture might be fulfilled, saith, I thirst.
The Orthodox Jewish Brit Chadasha, After this, having had da'as that already everything has become shleimah, Rebbe, Melech HaMoshiach, that the Kitvei Hakodesh may be fulfilled, says, "Ani tzameh"
TR, μετα τουτο ειδως ο ιησους οτι παντα ηδη τετελεσται ινα τελειωθη η γραφη λεγει διψω
Translit Interlinear, meta {sesudah} touto {ini} eidôs {mengetahui} ho iêsous {Yesus} hoti {bahwa} panta {segala sesuatu} êdê {sudah} tetelestai {ia sudah selesai} hina {supaya} teleiôthê {ia dipenuhi} hê graphê {tulisan} legei {Dia berkata} dipsô {Aku haus}
Perkataan keenam - ucapan kemenangan
* Yohanes 19:30
LAI TB, Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: 'Sudah selesai.' Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya.
KJV, When Jesus therefore had received the vinegar, he said, It is finished: and he bowed his head, and gave up the ghost.
The Orthodox Jewish Brit Chadasha, Therefore, when Rebbe, Melech HaMoshiach received the vinegar, he said, "Nishlam!" and having bowed his rosh, Rebbe, Melech HaMoshiach gave up his neshamah.
TR, οτε ουν ελαβεν το οξος ο ιησους ειπεν τετελεσται και κλινας την κεφαλην παρεδωκεν το πνευμα
Translit Interlinear, hote {sesudah} oun {oleh karena itu} elaben {Dia menerima} to oxos {anggur asam} ho iêsous {Yesus} eipen {Dia berkata} tetelestai {sudah selesai} kai {dan} klinas {menunduk} tên kephalên {kepala} paredôken {Dia menyerahkan} to pneuma {Roh}
Perkataan terakhir - ucapan penyerahan.
* Lukas 23:46
LAI TB, Lalu Yesus berseru dengan suara nyaring: 'Ya Bapa, ke dalam tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku.' Dan sesudah berkata demikian Ia menyerahkan nyawa-Nya.
KJV, And when Jesus had cried with a loud voice, he said, Father, into thy hands I commend my spirit: and having said thus, he gave up the ghost.
The Orthodox Jewish Brit Chadasha, And having cried out with a kol gadol, Rebbe Melech HaMoshiach said, "Abba, B'YADCHA AFKED RUCHI". And this having said, Rebbe, Melech HaMoshiach breathed out his last.
TR, και φωνησας φωνη μεγαλη ο ιησους ειπεν πατερ εις χειρας σου παραθησομαι το πνευμα μου και ταυτα ειπων εξεπνευσεν
Translit Interlinear, kai {dan} phônêsas {berseru} phônê {dengan suara} megalê {yang nyaring} ho iêsous {Yesus} eipen {Dia berkata} pater {wahai Bapa} eis {ke dalam} kheiras {tangan} sou {-Mu} parathêsomai {Aku akan menyerahkan} to pneuma {Roh} mou {-Ku} kai {dan} tauta {ini} eipôn {berkata} exepneusen {Dia menyerahkan Roh}"
Perkataan pertama s/d ketiga diucapkan oleh Yesus Kristus antara jam 09:00 hingga tengah hari sekitar jam 12:00 kemudian gelap gulita selama tiga jam hingga jam 15:00 baru disusul empat perkataan terakhir.
Langganan:
Postingan (Atom)



