Tampilkan postingan dengan label Puisi CSL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi CSL. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 16 Februari 2013

RINDU YANG SIA-SIA..


Melihatmu jauh dari tempat kamu berdiri

Anggun dirimu, itu yang selalu terlintas di benakku

Meski kamu terus sombongkan peranmu ketika aku ada

Kamu hampir tidak pernah bertegur sepatah katapun

Rindu ini menjadi sia-sia, tersimpang di jiwa, namun terbang bebas entah kemana

Kamu, entah tahu entah pura-pura tidak tahu

Sementara aku yang terus menerus berperang melawan akal sehat

Tidaknya dirimu tidak berarti bagiku

Entah apa yang akan terjadi esok, satu yang pasti, aku tetap ingin memujamu

Walaupun aku tahu, aku telah bersalah terhadap rindu

Rindu yang sia-sia..


Christo
From: http://argamoja.com

Kamis, 20 Desember 2012

KEKUATAN SEORANG PRIA..

Jacqueline M. Griffiths, psikolog modern dari Inggris pada tahun 1999 menulis Buku
yang Best seller berjudul “The Strength Of A Man”. Ia menulis:

Kekuatan seorang pria tidak tercermin pada lebar bahunya, Tapi dalam lebar lengan
yang merangkul keluarganya.

Kekuatan seorang pria tidak dalam nada keras suaranya, Tapi dalam kata-kata lembut
yang diucapkannya.

Kekuatan seorang pria bukan dari berapa banyak teman2nya, Tapi bagaimana cara baik
ia memperlakukan istri dan anak-anaknya.

Kekuatan seorang pria bukan bagaimana ia dihormati di tempat kerja, Tapi dalam
bagaimana ia dihormati di rumahnya.

Kekuatan seorang pria tidak diukur dari keras tidak pukulannya, Tapi ada dalam
sentuhan lembutnya.

Kekuatan seorang pria bukan pada bidang dadanya, Tapi ada dalam hatinya, yang
terletak di dalam dada.

Kekuatan seorang pria bukan dari berapa banyak wanita yang ia cintai, Tapi dalam
kesetiaannya kepada hanya seorang wanita.

Kekuatan seorang pria bukan dari seberapa kuat ia bisa mengangkat, Tapi seberapa
dalam beban yang ditanggungnya.

Kekuatan seorang pria bukan hanya mengandalkan IQ nya saja tapi juga EQ, pengelolaan
emosi secara positif.

Sahabatku,
Bapak-Bapak para suami, tunjukkan kekuatan Anda dengan berkumpul dengan keluarga,
menyayangi Anak dan istri Anda, memuliakan mereka dan membahagiakannya.

Buktikan kekuatan Anda sebagai seorang pria dengan bertutur kata yg lembut dan
membelai istri dan Anak Anda serta menunjukkan kesetiaan Anda kepada mereka.

Rabu, 19 Desember 2012

PRIA SEJATI..

Pria Sejati bukanlah dilihat dari bahunya yang kekar, tetapi dari "kasih sayangnya" pada orang disekitarnya.
 

Pria sejati bukanlah dilihat dari suaranya yang lantang, tetapi dari kelembutannya mengatakan "kebenaran".

Pria sejati bukanlah dilihat dari jumlah sahabat di sekitarnya, tetapi dari sikap "bersahabatnya" pada generasi muda bangsa.

Pria sejati bukanlah dilihat dari bagaimana dia di hormati di tempat bekerja, tetapi bagaimana dia "dihormati" di dalam rumah.

Pria sejati bukanlah dilihat dari kerasnya pukulan, tetapi dari sikap "bijaknya" memahami persoalan.

Pria sejati bukanlah dilihat dari dadanya yang bidang, tetapi dari "hati" yang ada dibalik itu.

Pria sejati bukanlah dilihat dari banyaknya wanita yang memuja, tetapi komitmennya terhadap wanita yang "dicintainya".

Pria sejati bukanlah dilihat dari jumlah barbel yang dibebankan, tetapi dari "tabahnya" dia mengahdapi lika-liku kehidupan.

Pria Sejati bukanlah dilihat dari kerasnya membaca Alkitab, tetapi dari "konsistennya" dia menjalankan apa yang ia baca.

Selasa, 17 Mei 2011

Aku Harus Pergi..


Aku datang tidak untuk semua ini
Tidak untuk menyadarkan engkau
Bahwa pada akhirnya setiap kenyataan dan harapan
Dari sungai pelangi mimpi yang kemarin kita arungi
Ternyata bukan milik kita
Tapi milik mereka yang beruntung dgn kisah abadinya

Dan aku pergi bukan karena semua itu
Bukan karena penat atau hatiku yang menyusut
Juga tidak untuk menemukan penggantimu
Karena kehadiran mereka hanya akan membuatku terjaga
Bahwa kaulah satu-satunya wanita yang pantas ada sampingku

Akan kita apakan bangunan kenangan ini?
Merelakannya runtuh dan terabaikan?
Atau tetap berdiri kokoh pada ingatan dan sela lamunan?
Hmm, biarlah itu menjadi urusan waktu

Punah dari tata surya
Bukan berarti aku lelah memberimu cahaya
Salahkah, bila aku tak ingin genang pasang di lautan matamu
Menenggelamkan perasaan yang seharusnya membiak di setiap detak jarum jam?

Waktu yang membawaku ke dalam hidupmu
Waktu juga yang merenggutku darimu
Kita cukup tau itu, bukan?


===csl===

Selasa, 03 Mei 2011

Kamu Bukan Untukku..


Telah lama kita lalui
Masa-masa yang menghibur hati
Bersama dalam kebahagiaan
Air mata ataupun senyuman

Teringat saat-saat pertama
Untaian kata-kata saat kau menyapa
Teringat lengkungan senyum wajahmu
Menghibur kesedihanku
Teringat canda tawamu
Yang selalu membuatku rindu

Tapi….
Kau kini tlah pergi
Bersama orang yang lebih kau cintai
Tak tau bahwa aku masih tetap menanti

Kini ku tahu
Ku tak pantas untukmu
Diri ini tak bisa banyak berucap
Hanya berdoa dan berharap
Bersamanya kau kan bahagia