Komisi Pelayanan Pemuda Jemaat GMIM "EFATA" Rumoong Bawah Periode Pelayanan 2014-2017
Minggu, 29 Desember 2013
Selasa, 24 Desember 2013
Silsilah Yesus..
Salam sejahtera!
Pernahkah kita membaca Silsilah Yesus Kristus? Apakah menurutmu itu menarik?
Mungkin sebagian besar orang akan menyatakan itu tidak menarik, tetapi tahukah kawan-kawan bahwa Mesias berasal dari keturunan Yehuda, Abraham, dan Daud?
Kejadian 49:10 = "Tongkat Kerajaan tidak akan beranjak dari Yehuda ataupun lambang pemerintahan dari antara kakinya, sampai dia datang yang berhak atasnya, maka kepadanya akan takluk bangsa-bangsa" ===> Yehuda
Kejadian 22:18 = "Oleh Keturunanmulah semua bangsa dibumi akan mendapatkan berkat, karena engkau mendengarkan firman-Ku" ===> Abraham
Kejadian 12:3 (Terjemahan Lama) = "Maka Aku akan memberi berkat kepada barangsiapa yang memberkati akan dikau, dan Aku akan memberi laknat kepada barangsiapa yang melaknatkan dikau; maka dari DALAMMU juga segala bangsa yang di atas bumi akan beroleh berkat." ===> Abraham
2 Samuel 7:12-13 ="........................ Maka Aku AKAN MEMBANGKITKAN KETURUNANMU YANG KEMUDIAN, ANAK KANDUNGMU, DAN AKU AKAN MENGOKOHKAN KERAJAANNYA. Dialah yang akan mendirikan rumah bagi nama-Ku dan Aku akan mengokohkan takhta kerajaannya untuk selama-lamanya." ===> Daud
Tahukah kawan-kawan bahwa Yesus adalah keturunan ketiga diatas? Yuk, kita lihat Silsilah Yesus berdasarkan keturunan Yusuf (Ditulis diKitab Matius), Apakah Yusuf adalah keturunan Yehuda, Abraham, dan Daud? (Walaupun Yusuf bukanlah Ayah biologis Yesus, tetapi secara Hukum Yahudi, Yusuf adalah Suami Maria dan Ayah Yesus).
..Kitab Matius mencatat Generasinya berjumlah 42, tetapi hanya terdapat 41 tokoh (karena Daud muncul dua kali secara berurutan)..
Sebab sesuai Matius 1:17 = "Jadi seluruhnya ada: empat belas keturunan dari Abraham sampai Daud, empat belas keturunan DARI 'DAUD (LAGI)' SAMPAI PEMBUANGAN KEBABEL, dan empat belas keturunan dari pembuangan ke Babel sampai Kristus."
..Sedangkan Kitab Lukas mencatat Generasinya berjumlah 77..
Tidak perlu diperdebatkan, karena:
..1. Lukas mencatat Silsilah Yesus menurut Keturunan Maria
2. Matius mencatat Silsilah Yesus menurut Keturunan Yusuf..
..Perbedaan Silsilah Yesus diantara Keturunan Maria dan Yusuf mulai berbeda ketika dari Raja Daud..
1. Karena Yusuf keturunan Salomo
2. Karena Maria keturunan Natan
..Salomo dan Natan sendiri juga adalah anak Daud.. Jadi Yesus benar-benar keturunan Daud (Daud sendiri keturunan Yehuda, Yakub, Ishak, Abraham), walaupun Yesus bukan hasil Biologis antara Yusuf dan Maria..
14 Generasi Abraham sampai Daud (Silsilah Yesus menurut Garis keturunan Yusuf (Matius)):
1. Abraham
2. Ishak
3. Yakub
4. Yehuda
5. Peres
6. Hezron
7. Ram (Nama lainnya adalah Arni)
8. Aminadab
9. Nahason
10. Salmon
11. Boas
12. Obed
13. Isai
14. Raja Daud
14 Keturunan Yesus pada masa Raja Daud sampai Pembuangan ke Babel (Silsilah Yesus menurut Keturunan Yusuf (Matius)):
1. Daud
2. Salomo
3. Rehabeam
4. Abia
5. Asa
6. Yosafat
7. Yoram (Yoram memiliki anak bernama Ahazia, Ahazia memiliki anak bernama Atalya, Atalya memiliki anak bernama Yoas, Yoas memiliki anak bernama Amazia ===> tampaknya nama-nama seperti Ahazia, Atalya, Yoas, dan Amazia ini dihilangkan dari Silsilah, karena nama-nama ini sifatnya 'Kejam', Ihdinassirotull Mustakkim, Massya Allah, Naudzubilla Mindzhalik, Laknattullullah.. Kakak bisa baca sendiri Kisahnya)
8. Uzia
9. Yotam
10. Ahas
11. Hizkia
12. Manasye
13. Amon
14. Yosia (Yosia memiliki anak bernama Yoahas, Yoahas memiliki anak bernama Yoas ===> Nama-nama seperti Yoahas dan Yoas dihilangkan dari Silsilah, karena Perbuatan mereka sama-sama 'Cabe Rawit')
14 Keturunan Yesus dari pembuangan ke Babel sampai Yesus Kristus sendiri (Menurut Keturunan Yusuf (Matius)):
1. Yekhonya (Yekhonya mempunyai anak bernama Zedekia ===> Yup, nama Zedekia tidak ditulis mungkin perilakunya seperti karena kerasukan Nyi. Rorokidul, Nyi. Blorong, Nyi. Kuntilanak, Nyi. Kolong Wewe, Nyi. Sundel Bolong, Dkk)
2. Sealtiel
3. Zerubabel
4. Abihud
5. Elyakim
6. Azor
7. Zadok
8. Akhim
9. Eliud
10. Eleazar
11. Matan
12. Yakub
13. Yusuf
14. Yesus
Pernahkah kita membaca Silsilah Yesus Kristus? Apakah menurutmu itu menarik?
Mungkin sebagian besar orang akan menyatakan itu tidak menarik, tetapi tahukah kawan-kawan bahwa Mesias berasal dari keturunan Yehuda, Abraham, dan Daud?
Kejadian 49:10 = "Tongkat Kerajaan tidak akan beranjak dari Yehuda ataupun lambang pemerintahan dari antara kakinya, sampai dia datang yang berhak atasnya, maka kepadanya akan takluk bangsa-bangsa" ===> Yehuda
Kejadian 22:18 = "Oleh Keturunanmulah semua bangsa dibumi akan mendapatkan berkat, karena engkau mendengarkan firman-Ku" ===> Abraham
Kejadian 12:3 (Terjemahan Lama) = "Maka Aku akan memberi berkat kepada barangsiapa yang memberkati akan dikau, dan Aku akan memberi laknat kepada barangsiapa yang melaknatkan dikau; maka dari DALAMMU juga segala bangsa yang di atas bumi akan beroleh berkat." ===> Abraham
2 Samuel 7:12-13 ="........................ Maka Aku AKAN MEMBANGKITKAN KETURUNANMU YANG KEMUDIAN, ANAK KANDUNGMU, DAN AKU AKAN MENGOKOHKAN KERAJAANNYA. Dialah yang akan mendirikan rumah bagi nama-Ku dan Aku akan mengokohkan takhta kerajaannya untuk selama-lamanya." ===> Daud
Tahukah kawan-kawan bahwa Yesus adalah keturunan ketiga diatas? Yuk, kita lihat Silsilah Yesus berdasarkan keturunan Yusuf (Ditulis diKitab Matius), Apakah Yusuf adalah keturunan Yehuda, Abraham, dan Daud? (Walaupun Yusuf bukanlah Ayah biologis Yesus, tetapi secara Hukum Yahudi, Yusuf adalah Suami Maria dan Ayah Yesus).
..Kitab Matius mencatat Generasinya berjumlah 42, tetapi hanya terdapat 41 tokoh (karena Daud muncul dua kali secara berurutan)..
Sebab sesuai Matius 1:17 = "Jadi seluruhnya ada: empat belas keturunan dari Abraham sampai Daud, empat belas keturunan DARI 'DAUD (LAGI)' SAMPAI PEMBUANGAN KEBABEL, dan empat belas keturunan dari pembuangan ke Babel sampai Kristus."
..Sedangkan Kitab Lukas mencatat Generasinya berjumlah 77..
Tidak perlu diperdebatkan, karena:
..1. Lukas mencatat Silsilah Yesus menurut Keturunan Maria
2. Matius mencatat Silsilah Yesus menurut Keturunan Yusuf..
..Perbedaan Silsilah Yesus diantara Keturunan Maria dan Yusuf mulai berbeda ketika dari Raja Daud..
1. Karena Yusuf keturunan Salomo
2. Karena Maria keturunan Natan
..Salomo dan Natan sendiri juga adalah anak Daud.. Jadi Yesus benar-benar keturunan Daud (Daud sendiri keturunan Yehuda, Yakub, Ishak, Abraham), walaupun Yesus bukan hasil Biologis antara Yusuf dan Maria..
14 Generasi Abraham sampai Daud (Silsilah Yesus menurut Garis keturunan Yusuf (Matius)):
1. Abraham
2. Ishak
3. Yakub
4. Yehuda
5. Peres
6. Hezron
7. Ram (Nama lainnya adalah Arni)
8. Aminadab
9. Nahason
10. Salmon
11. Boas
12. Obed
13. Isai
14. Raja Daud
14 Keturunan Yesus pada masa Raja Daud sampai Pembuangan ke Babel (Silsilah Yesus menurut Keturunan Yusuf (Matius)):
1. Daud
2. Salomo
3. Rehabeam
4. Abia
5. Asa
6. Yosafat
7. Yoram (Yoram memiliki anak bernama Ahazia, Ahazia memiliki anak bernama Atalya, Atalya memiliki anak bernama Yoas, Yoas memiliki anak bernama Amazia ===> tampaknya nama-nama seperti Ahazia, Atalya, Yoas, dan Amazia ini dihilangkan dari Silsilah, karena nama-nama ini sifatnya 'Kejam', Ihdinassirotull Mustakkim, Massya Allah, Naudzubilla Mindzhalik, Laknattullullah.. Kakak bisa baca sendiri Kisahnya)
8. Uzia
9. Yotam
10. Ahas
11. Hizkia
12. Manasye
13. Amon
14. Yosia (Yosia memiliki anak bernama Yoahas, Yoahas memiliki anak bernama Yoas ===> Nama-nama seperti Yoahas dan Yoas dihilangkan dari Silsilah, karena Perbuatan mereka sama-sama 'Cabe Rawit')
14 Keturunan Yesus dari pembuangan ke Babel sampai Yesus Kristus sendiri (Menurut Keturunan Yusuf (Matius)):
1. Yekhonya (Yekhonya mempunyai anak bernama Zedekia ===> Yup, nama Zedekia tidak ditulis mungkin perilakunya seperti karena kerasukan Nyi. Rorokidul, Nyi. Blorong, Nyi. Kuntilanak, Nyi. Kolong Wewe, Nyi. Sundel Bolong, Dkk)
2. Sealtiel
3. Zerubabel
4. Abihud
5. Elyakim
6. Azor
7. Zadok
8. Akhim
9. Eliud
10. Eleazar
11. Matan
12. Yakub
13. Yusuf
14. Yesus
| Dari Abraham hingga Daud |
Dari Salomo hingga masa pembuangan ke Babel |
Dari masa pembuangan ke Babel hingga Yesus |
|---|---|---|
Minggu, 01 Desember 2013
KEISTIMEWAAN USIA 20-an TAHUN..
7 Kesalahan yang Harusnya Tidak Dilakukan Di Usia 20 Tahunan
Usia 20 Tahunan adalah usia transisi paling penting dalam hidup kita.
Perpindahan gejolak dari era sekolahan ke era karir, menuntut kita
untuk cepat beradaptasi dengan perubahan yang ada. Keputusan yang kita
ambil saat ini – diusia 20 tahunan – tidak hanya berpengaruh untuk
jangka panjang saja, tapi juga untuk masa depan kita jauh kedepan.
Apakah anda ingin membuat usia 20 tahunan anda menjadi usia
monumental untuk membuat sebuah perubahan dalam hidup anda? Ataukah anda
ingin bersenang senang dan membiarkannya berlalu begitu saja? Apapun
pilihannya, semua tergantung anda.
Tapi satu yang pasti, usia 20 tahunan adalah usia yang sangat
krusial, setiap rencana yang anda tulis, setiap keputusan yang anda buat
dan setiap langkah yang anda pilih, akan berpengaruh jauh ke masa depan
anda.
Berikut ini hal-hal yang seharusnya tidak anda lakukan ketika berusia 20 Tahunan.
1. Bekerja Hanya untuk Uang, Bukan Membangun Impian
Jangan pernah mencari kenyamanan anda ketika masih muda. Masa muda
harusnya anda gunakan untuk mencari tantangan sebanyak mungkin,
membangun road map menuju cita cita yang anda impikan.
Terkadang pekerjaan dengan tawaran gaji yang cukup besar menghampiri,
tapi permasalahannya adalah apakah anda benar benar menikmati pekerjaan
yang akan anda geluti itu?
Sebagai contoh jika anda seorang sarjana seni, apakah anda akan
menerima pekerjaan sebagai seorang akuntan dengan gaji yang besar?
Padahal jelas-jelas bahwa dunia akuntansi bukanlah dunia anda.
Ok, mungkin di hari ini pekerjaan sebagai seorang seniman masih tidak
menghasilkan apa-apa, dan pekerjaan sebagai akuntan dapat langsung
mendatangkan pendapatan bulanan, tapi apakah anda yang seorang seniman
mampu membohongi diri selamanya dengan bekerja sebagai seorang akuntan?
Jika John Lennon memutuskan untuk bekerja di pabrik daripada
terus-menerus bermain musik tanpa di bayar di awal karirnya, akankah The
Beatles ada saat ini?
Kembali lagi, semua ini masalah proses. Nikmatilah prosesnya.
2. Tergesa-Gesa Dalam Jatuh Cinta
Mungkin bagi anda yang baru saja lulus dari dunia kampus, pasti mulai
berinisiatif bahwa inilah saatnya mencari tambatan hati yang tepat
untuk menjalin rumah tangga bersama. Toh orang tua anda pun juga
mendukung langkah anda ini. Apalagi jika undangan sweet seven teen telah
lama berganti menjadi undangan pernikahan dari beberapa kolega dekat
kita.
Permasalahannya apakah anda akan langsung mengumbar cinta anda begitu
bebas dari dunia perkuliahan dan mulai meniti jenjang karir?
Alih-alih fokus mengejar tambatan hati yang tepat, lebih baik kita fokus untuk memperbaiki kualitas diri.
Percayalah, lelaki yang baik akan selalu diperuntukkan untuk wanita yang baik pula.
3. Tetap Kekanak-Kanakan
Diusia peralihan awal 20 tahunan, sering kali kita masih terlihat
“kekanakan” dihadapan rekan kerja kita yang lebih tua. Kita masih sering
becanda tidak pada tepatnya hingga masih mengedepankan ego daripada
professionalitas.
Being child like is good, seperti halnya anak kecil yang selalu ingin belajar banyak hal dan kreatif. But being childish? NO! Bukan sebuah kebanggan lagi di usia anda jika apa-apa masih minta sama orang tua.
Real man use three pedals??? NO!
Real man pakai mobil yang dia beli dengan keringatnya sendiri.
4. Family Comes Second
Kita tahu bahwa di usia 20 tahunan adalah usia dimana kita sedang
semangat-semangatnya mengejar karir kita. Tapi ingat, jangan pernah
lupakan bahwa dibalik kesuksesan anda selalu ada keluarga yang
mendukung. Jangan pernah menomor duakan mereka. Anggaplah kehidupan
keluarga anda saat inilah adalah sebagai ajang latihan sebelum anda
membangun rumah tangga anda dikemudian hari.
Satu lagi yang ingin saya share di poin ini. Anda tahu apa beda The Boy dengan The Man ?
“The Boy comes home cause he need his mommy for giving him some
money. The Man comes home cause he knew that he cares of his mommy.”
5. Tetap di Pekerjaan yang Tidak Mengajarkanmu Apa-apa
Pernah membaca cerita tentang persahabatan antara Ayam dan Elang
? Pekerjaan yang terasa nyaman dan tanpa tuntutan tidak akan membuat
anda belajar apa-apa. Menjebak anda dalam sebuah kenyamanan semu yang
sepertinya enak, padahal lambat laun kreativitas anda akan tergerus
karena tidak terbiasa dengan berbagai macam tantangan yang baru. Hal ini
mungkin akan membuat senang anda di hari ini, tapi di kemudian hari
ketika kreativitas anda sudah tidak terlatih lagi? Tidak ada salahnya
pergi mencari pekerjaan baru yang akan mengajarkan anda banyak hal.
Sebelum keadaan membuat anda terlalu nyaman tanpa belajar apa-apa.
6. Ikut-ikutan Trend
Anda boleh meyadari tren apa saja yang berkembang hari ini, tapi
jangan pernah terlalu fokus untuk mengikuti suatu tren tersendiri. Jika
anda anda menghabiskan sebagian besar waktu anda hanya untuk mengikuti
tren tertentu saja, kapan anda akan fokus untuk menciptakan tren anda
sendiri?
Ingat! Mereka yang sukseslah yang menciptakan tren itu, bukan para pengikutnya.
7. Selesai Belajar
Kita tahu, kita sudah muak dengan program 12 tahun wajib belajar + 4
tahun kuliah (itupun kalau tidak ngaret). Sudah saatnya kita menutup
buku pelajaran dan fokus bekerja untuk mencari uang. Tapi apakah itu
benar?
Mereka yang sukses tidak pernah berhenti belajar dan belajar tidak
harus di bangku kelas. Dunia ini penuh permasalahan yang sangat menarik
untuk dipelajari jika kita mampu memahaminya.
Ingat, wajib belajar bukan hanya 12 tahun + 4 tahun kuliah. Wajib belajar adalah seumur hidup!
Manfaatkan sebaik mungkin usia 20 Tahunan anda, karena apapun
keputusan yang anda ambil hari ini, akan berdampak jauh ke masa depan
anda,
“Age is just number, Young is forever and Mature is character” – Self Quote
From: http://bagusberlian.com/7-kesalahan-yang-harusnya-tidak-dilakukan-di-usia-20-tahunan/
Kamis, 21 November 2013
Gunung Soputan..
Simulasi Kebencanaan Geologi Gunung Soputan
![]() | ||
| Gbr.1. Gn. Soputan |
![]() |
| Gbr.2. Desa Silian Tiga |
![]() | ||||||||
| Gbr.3. Pos Pengamatan Gn Soputan |
![]() |
| Gbr.4. Persiapan |
![]() |
| Gbr.5. Gunung Soputan dari jarak 3 Km |
![]() | ||
| Gbr.6. Peserta Foto Bersama |
Data Gunung Soputan:
Lokasi Provinsi Sulawesi Utara
Koordinat 1.108°N / 124.725°E
Ketinggian1.784 m (5.853 kaki)
Jenis Stratovolcano (Tipe A)
Sejarah Letusan 1785, 1819, 1833(?), 1845, 1890, 1901, 1906, 1907, 1908-09, 1910,
1911-12, 1913, 1915, 1917, 1923-24, 1947, 1953, 1966-67, 1968, 1970,
1971, 1973, 1982, 1984, 1985, 1989, 1991-96, 2000-03, 2004, 2005, 2007,
2008,2011 dan 2012. Tipe erupsi dari Soputan adalah ledakan, kubah lava, aliran piroklastik, dan aktivitas strombolian.
Jarak yang di tempuh dari Pos Desa Silian ke Gunung Soputan kurang lebih 12 Km dengan waktu 1 Jam perjalanan dengan mobil rambo hehehee...
Jarak yang di tempuh dari Pos Desa Silian ke Gunung Soputan kurang lebih 12 Km dengan waktu 1 Jam perjalanan dengan mobil rambo hehehee...
Sabtu, 02 November 2013
ADA JOH NGONI PE FAM DI SINI ..
Ingat KAWANUA-KAWANUA, walau hidup kita MAMAHIT dan makin SUPIT, DOMPIS
sudah kosong, kita harus KAWET dan tetap optimis dan SUMENDAP (#semangat
kalii). Jangan sampai hidup kita LUNTUNGAN-RANTUNG tidak KAIRUPAN, jadi
preman di RATULANGI plaza dan PONDAAG indah plaza, tapi rejeki
TANGKUDUNG datang.Dalam bekerja, kita harus MAMUSUNG kan dada, berjalan MANDAGI ke atas jangan MANGUNDAP2, walau nafas kembang-KOROMPIS, mata air KAUNANG2, perut SUMUAL karena makan tidak teratur, coba cari udara SIGAR di TAIRAS RUMAMBI di samping TUMBUAN dan POHAN2 (perasaan yang Ãπà Batak deh...), tapi hati-hati ada ular SENDUK, bisa TUMBELAKA tiga-belas nanti.
Sebagai PANDELAKI pantang MARAMIS mengeluarkan air-mata apalagi kalau sampai menggerung-GERUNGAN.
Kalau kita mo berusaha, mo bekerja atau MONIAGA pasti kita bisa. Harus jujur agar tidak KORPITAN sendiri kalau ada masalah. Harus PANDEY PANTOW PULUAN bisnis yang bisa MONINGKA kan keuntungan.
Kita harus TUMANDUK pada perintah Tuhan, PAAT tuh dan MANGINDAAN nasehat orang-tua, hindari dunia ITEM, jangan me-ROMPAS milik orang lain, POSUMAH kita sukses KALALO rejeki kita tidak halal sehingga tisak menjadi PONTOH bagi anak-anak kita.
Mari kita semua berdoa LUMENTA kepada Tuhan dan minta TULUNG agar KIROYAN Tuhan DOTULONG kita semua.
Udah yee... lama-lama REMBET nihs, LAPIAN ciyuss amat bacanya... pasti LASUT diforward deh... Biar TAROREH persaudaraan torang tumbuh MAUKAR berkembang.
Salam joh for LUMOWA yg di Amurang, hehe :p
Kamis, 31 Oktober 2013
Renungan Khotbah Ibadah Pemuda..
Bacaan : Filipi 1:12 – 26
Ilustrasi...
Sebuah bank di Binghamton,
New York mengirimkan bunga kepada pesaing bisnisnya yang baru-baru ini pindah
ke gedung baru. Kekeliruan terjadi di toko bunga, sehingga ucapan yang tertulis
pada kartu yang menyertai rangkaian bunga itu berbunyi, "Diiringi rasa simpati
kami yang terdalam."
Si pemilik toko bunga yang
merasa amat malu memutuskan untuk meminta maaf. Namun, ia merasa lebih malu
lagi ketika menyadari bahwa kartu yang ditujukan kepada bank itu disematkan
pada rangkaian bunga yang dikirim ke rumah duka untuk menghormati orang yang
telah meninggal. Kartu itu bertuliskan, "Selamat menempati lokasi baru
Anda!"
Sebenarnya ucapan semacam
itu tepat ditujukan bagi orang kristiani, karena mereka pindah ke suatu tempat
baru yang sangat indah saat mereka meninggal. Mereka pergi untuk bersatu dengan
Kristus, maka penderitaan serta dukacita selama keberadaan mereka di dunia
telah sirna untuk selama-lamanya. Mendekati akhir hidupnya, Paulus mengatakan
bahwa diam bersama-sama dengan Kristus "jauh lebih baik" daripada
tetap tinggal di dunia (Filipi 1:23).
Ya, perpisahan memang
menyakitkan. Namun, sebagai orang kristiani janganlah kita berduka seperti
mereka yang tidak berpengharapan. Sebaliknya, kita dapat bersukacita, bahkan
dengan berurai air mata, karena orang yang kita kasihi telah menempati rumah
yang baru di surga.
Kehidupan tidak selamanya menyenangkan bagi setiap orang.
Seperti roda, kadang kita ada di atas dan mengalami berbagai keberhasilan,
kebahagiaan, dan kesenangan. Namun ada kalanya kita ada di bawah, lalu
mengalami kesakitan, dukacita, dan kegagalan. Bagaimana pun, itulah kehidupan
yang harus kita jalani. Kita pantang untuk menganggap posisi yang satu lebih
baik dari yang lain. Karena, jika tidak ada kesedihan maka hidup ini akan
hampa, demikian pula sebaliknya jika kita meniadakan kesenangan.
Pemahaman itulah yang mendasari pemikiran Rasul Paulus, terutama dalam bagian awal kitab Filipi. Sehingga sebagai orang yang ada di penjara dan kebebasannya terampas, ia tetap mampu bersyukur kepada Tuhan. Ucapannya Paulus,“Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan” memberikan kepada kita gambaran bahwa apa pun yang kita alami sesungguhnya merupakan peluang untuk memperoleh sesuatu dari Tuhan, yakni kebijaksanaan hidup. Hal mendasar yang ingin dikatakan Rasul Paulus adalah bagaimana kita dapat memaknai segala sesuatu dalam hidup ini secara positif. Tidak dengan sungutan atau omelan, tapi dengan ucapan syukur. “Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan:Bersukacitalah!”(Flp.4:4).
Satu-satunya alasan Rasul Paulus dapat tetap bersukacita dalam segala penderitaan karena ia menjaga dirinya tetap berada di dalam Tuhan. Terjemahan lain dari Filipi 4:4 adalah: “Semoga kalian selalu bergembira karena kalian sudah hidup bersatu dengan Tuhan.” Saat kita hidup bersatu dalam Tuhan, maka seluruh kehidupan kita akan diperbaharui. Saat itulah kita tidak lagi memandang segala sesuatu dari sudut pandang manusia yang terbatas dan berpusat pada diri sendiri, tapi dari sudut pandang Tuhan.
Hari-hari ini mungkin kita menghadapi banyak kesulitan, atau sedang tenggelam dalam ratapan dukacita. Namun saat ini, jadilah seperti Rasul Paulus yang selalu berkemenangan dalam segala hal karena memiliki sukacita ilahi dalam dirinya. Jadi, nikmatilah hidup ini.
Pemahaman itulah yang mendasari pemikiran Rasul Paulus, terutama dalam bagian awal kitab Filipi. Sehingga sebagai orang yang ada di penjara dan kebebasannya terampas, ia tetap mampu bersyukur kepada Tuhan. Ucapannya Paulus,“Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan” memberikan kepada kita gambaran bahwa apa pun yang kita alami sesungguhnya merupakan peluang untuk memperoleh sesuatu dari Tuhan, yakni kebijaksanaan hidup. Hal mendasar yang ingin dikatakan Rasul Paulus adalah bagaimana kita dapat memaknai segala sesuatu dalam hidup ini secara positif. Tidak dengan sungutan atau omelan, tapi dengan ucapan syukur. “Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan:Bersukacitalah!”(Flp.4:4).
Satu-satunya alasan Rasul Paulus dapat tetap bersukacita dalam segala penderitaan karena ia menjaga dirinya tetap berada di dalam Tuhan. Terjemahan lain dari Filipi 4:4 adalah: “Semoga kalian selalu bergembira karena kalian sudah hidup bersatu dengan Tuhan.” Saat kita hidup bersatu dalam Tuhan, maka seluruh kehidupan kita akan diperbaharui. Saat itulah kita tidak lagi memandang segala sesuatu dari sudut pandang manusia yang terbatas dan berpusat pada diri sendiri, tapi dari sudut pandang Tuhan.
Hari-hari ini mungkin kita menghadapi banyak kesulitan, atau sedang tenggelam dalam ratapan dukacita. Namun saat ini, jadilah seperti Rasul Paulus yang selalu berkemenangan dalam segala hal karena memiliki sukacita ilahi dalam dirinya. Jadi, nikmatilah hidup ini.
Mendengar kata penjara di benak kita pasti terlintas
suatu tempat yang menyeramkan, pengap dan penuh sesak oleh orang-orang
pesakitan. Penjara adalah tempat bagi para penjahat dan orang-orang yang
terlibat dalam kasus kriminal alias pelanggar hukum. Penjara pada zaman
Romawi sangat berbeda dengan penjara yang ada di negara kita saat ini. Di
Indonesia banyak penjara yang memiliki fasilitas cukup baik, ada yang ber-AC,
bahkan kalau pejabat yang dipenjarakan fasilitasnya tidak kalah dengan hotel
berbintang.
Penjara-penjara Romawi adalah penjara yang letaknya di bawah tanah, gelap dan pengap; dan makin berat perbuatan seorang hukuman semakin ia ditaruh ke bagian yang lebih bawah. Inilah yang dialami oleh Rasul Paulus, ia harus mendekam di dalam penjara. Apa kesalahan Paulus? Ia dipenjara bukan karena telah melakukan kesalahan atau melanggar hukum, tetapi justru karena menyampaikan kebenaran melalui pemberitaan Injil. "...aku dipenjarakan karena Kristus." (Filipi 1:13). Meski harus mendekam dipenjara apakah ia sedih, kecewa dan marah kepada Tuhan? Tidak! Penjara tak membuat Paulus kehilangan semangat untuk melayani Tuhan, rohnya tetap menyala-nyala bagi Dia. Tembok penjara tak mampu membelenggu Paulus. Justru saat dibalik terali besi inilah ia tetap sanggup menguatkan jemaat Tuhan dengan surat-surat yang ia kirimkan. Kokohnya tembok penjara juga tidak mampu merampas sukacitanya karena di penjara pun ia senantiasa bersukacita.
Apakah dengan pemenjaraan terhadap Paulus Injil Kristus berhenti diberitakan dan jemaat Tuhan menjadi takut, lalu mereka bersembunyi dan meninggalkan iman Kristen? Tidak! Pemenjaraan terhadap Paulus justru membawa berkat dan dampak yang luar biasa. "...apa yang terjadi atasku ini justru telah menyebabkan kemajuan Injil." (Filipi 1:12). Bahkan jemaat Tuhan pada waktu itu malah semakin berani untuk memberitakan Injil, mereka "...bertambah berani berkata-kata tentang firman Allah dengan tidak takut." (Filipi 1:14).
Penjara-penjara Romawi adalah penjara yang letaknya di bawah tanah, gelap dan pengap; dan makin berat perbuatan seorang hukuman semakin ia ditaruh ke bagian yang lebih bawah. Inilah yang dialami oleh Rasul Paulus, ia harus mendekam di dalam penjara. Apa kesalahan Paulus? Ia dipenjara bukan karena telah melakukan kesalahan atau melanggar hukum, tetapi justru karena menyampaikan kebenaran melalui pemberitaan Injil. "...aku dipenjarakan karena Kristus." (Filipi 1:13). Meski harus mendekam dipenjara apakah ia sedih, kecewa dan marah kepada Tuhan? Tidak! Penjara tak membuat Paulus kehilangan semangat untuk melayani Tuhan, rohnya tetap menyala-nyala bagi Dia. Tembok penjara tak mampu membelenggu Paulus. Justru saat dibalik terali besi inilah ia tetap sanggup menguatkan jemaat Tuhan dengan surat-surat yang ia kirimkan. Kokohnya tembok penjara juga tidak mampu merampas sukacitanya karena di penjara pun ia senantiasa bersukacita.
Apakah dengan pemenjaraan terhadap Paulus Injil Kristus berhenti diberitakan dan jemaat Tuhan menjadi takut, lalu mereka bersembunyi dan meninggalkan iman Kristen? Tidak! Pemenjaraan terhadap Paulus justru membawa berkat dan dampak yang luar biasa. "...apa yang terjadi atasku ini justru telah menyebabkan kemajuan Injil." (Filipi 1:12). Bahkan jemaat Tuhan pada waktu itu malah semakin berani untuk memberitakan Injil, mereka "...bertambah berani berkata-kata tentang firman Allah dengan tidak takut." (Filipi 1:14).
Jika engkau berdoa pada saat KESULITAN, doa itu akan
meringankan kesulitannya.
Jika engkau berdoa pada saat GEMBIRA, doa itu akan melipatgandakan kegembiraanmu.
Jika engkau berdoa pada saat GEMBIRA, doa itu akan melipatgandakan kegembiraanmu.
Minggu, 29 September 2013
FSPG 2013 Wilayah Langowan Dua
Big Choir : GMIM Sion Tempang, Sabtu 28 September 2013. Pukul 16.00
Dengan membawakan 2 buah lagu berturut-turut:
Engkau tlah terpanggil Pemuda GMIM
Menjadi pelayan-Nya di tengah dunia
Hidupmu hidup baru bersinarlah terus
Andalkan kasih Tuhan dalam pelayananmu
Pastikan sikapmu jadi suar yang jelas
Singsingkan lenganmu teruskan pelayanan
Dengan rasa sukacita layani gerejamu
Layani masyarakat bagikan kasih sayang
Tuhankan besertamu Pemuda GMIM
Diberkatilah engkau selama-lamanya
TUHAN..
Dengan membawakan 2 buah lagu berturut-turut:
Hymne Pemuda GMIM
Menjadi pelayan-Nya di tengah dunia
Hidupmu hidup baru bersinarlah terus
Andalkan kasih Tuhan dalam pelayananmu
Pastikan sikapmu jadi suar yang jelas
Singsingkan lenganmu teruskan pelayanan
Dengan rasa sukacita layani gerejamu
Layani masyarakat bagikan kasih sayang
Tuhankan besertamu Pemuda GMIM
Diberkatilah engkau selama-lamanya
TUHAN Berapa Lama?
TUHAN..
Berapa lama lagi aku dilupakan?
TUHAN berapa lama lagi
Engkau sembunyi dariku?
Sampai kapan
aku kuatir?
Sampai kapan ku bersedih TUHAN?
Dan kini seteruku
smw seteruku telah menguasai diriku
dan kini seteruku
smw seteruku kini bersorak2 meninggikan diri atasku TUHAN!
TUHAN.. Ya TUHAN Allah..
Pandanglah aku...
TUHAN.. Jawablah aku..
Dengar doaku,,
TUHAN tolong pulihkan kekuatanku..
Agar mataku bercahaya..
Pulihkanlah semangatku..
Hanya engkau andalanku..
Dengan ini kami mendapatkan Nilai 78,29
dan kami tetap bersyukur, sadar diri, dan pastinya akan berbenah memberikan yang terbaik lagi di waktu yang akan datang, Semangat EFATA YOUTH CHOR Rumoong Bawah !!!
Langganan:
Postingan (Atom)








